SIG telah lama berperan dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur penting di Indonesia. Beberapa landmark nasional, seperti Monumen Nasional, gedung MPR dan DPR, Tol Bali Mandara, serta Jembatan Suramadu, menjadi bukti ketahanan bahan bangunan yang diproduksi SIG. Perusahaan ini juga terus berinovasi untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, termasuk menerapkan prinsip keberlanjutan guna mengurangi emisi dan mendukung transisi industri hijau.
Dalam ESG Forum pada 31 Januari 2025, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa pemerintah mendukung industri untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah juga berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan perumahan rakyat melalui program pembangunan 3 juta rumah. Hashim menyebut bahwa investasi luar negeri, seperti dari Qatar, diharapkan dapat membantu membangun 4-6 juta rumah dalam waktu dekat.
Untuk mendukung program tersebut, SIG menawarkan inovasi bata interlock presisi, produk berbasis semen hijau yang memungkinkan pembangunan rumah lebih cepat, hanya dalam 15-21 hari. Sistem bata ini dirancang seperti lego, sehingga lebih mudah dipasang dengan hasil konstruksi yang kokoh dan modern. SIG berharap inovasi ini bisa menjadi solusi efektif bagi pengembang dan pemilik rumah, sekaligus membantu pemerintah mencapai target pembangunan perumahan yang lebih efisien.
Ingin selangkah lebih maju dalam investasi? 🚀 Jadi Priority Member di PintarSaham dan dapatkan akses eksklusif ke analisis premium, rekomendasi terbaik, serta strategi investasi yang tidak dibagikan ke publik!
Jangan lewatkan kesempatan ini—klik link berikut sekarang dan raih keuntungan lebih maksimal! 👉https://bit.ly/PriorityMemberships