Djonny Saksono, Direktur Utama Indonesian Tobacco (ITIC), kembali menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan. Kali ini, ia membeli 328.400 lembar saham pada 30 Januari 2025. Transaksi ini dilakukan dengan harga Rp249 per lembar, sehingga total dana yang dikeluarkan sekitar Rp81,77 juta. Angka tersebut terbilang kecil untuk ukuran seorang eksekutif di levelnya.
Dengan pembelian ini, kepemilikan saham Djonny di Indonesian Tobacco semakin dominan. Jumlah saham yang ia pegang kini mencapai 637,36 juta lembar atau sekitar 67,75 persen dari total saham perusahaan. Sebelumnya, ia memiliki 637,03 juta lembar dengan porsi 67,72 persen. Kenaikan ini menunjukkan bahwa Djonny terus memperkuat posisinya di perusahaan.
Meski kenaikan kepemilikan hanya sekitar 0,03 persen, langkah ini menegaskan komitmen Djonny dalam berinvestasi di Indonesian Tobacco. Ia memastikan bahwa transaksi ini dilakukan murni untuk kepentingan investasi, bukan sekadar spekulasi pasar.
Dengan kepemilikan saham yang semakin besar, Djonny semakin mengukuhkan dirinya sebagai pengendali utama Indonesian Tobacco. Langkah ini menunjukkan keyakinannya terhadap prospek perusahaan ke depan.
Ingin selangkah lebih maju dalam investasi? 🚀 Jadi Priority Member di PintarSaham dan dapatkan akses eksklusif ke analisis premium, rekomendasi terbaik, serta strategi investasi yang tidak dibagikan ke publik!
Jangan lewatkan kesempatan ini—klik link berikut sekarang dan raih keuntungan lebih maksimal! 👉https://bit.ly/PriorityMemberships