Menyaring Noise, Memberi Insight.

Dapatkan watchlist, analisis, dan insight harian terstruktur di PintarSaham.

HomeAnalisis SahamLaba Bersih PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) Melesat 115% Sepanjang 2025

Laba Bersih PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) Melesat 115% Sepanjang 2025

PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) mencatatkan pertumbuhan signifikan pada pos laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Lonjakan laba ini didukung oleh efisiensi beban operasi dan peningkatan penghasilan lain-lain di tengah pertumbuhan pendapatan jasa konstruksi yang stabil. Artikel ini akan mengulas secara mendalam kinerja keuangan NRCA berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tahunan terbaru.

Analisis Kinerja Keuangan NRCA

A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Posisi keuangan perusahaan menunjukkan ekspansi aset yang cukup signifikan selama tahun 2025. Berikut adalah ringkasan neraca konsolidasian NRCA:

KomponenPeriode Terbaru (2025)Periode Pembanding (2024)Perubahan
Total AsetRp2.904.741.471.985Rp2.373.118.335.025+22,40%
Aset LancarRp2.539.498.499.082Rp2.036.832.856.473+24,68%
Aset Tidak LancarRp365.242.972.903Rp336.285.478.552+8,61%
Total LiabilitasRp1.538.161.840.341Rp1.168.762.362.416+31,61%
Liabilitas Jangka PendekRp1.412.793.260.990Rp1.057.582.278.430+33,59%
Liabilitas Jangka PanjangRp125.368.579.351Rp111.180.083.986+12,76%
Total EkuitasRp1.366.579.631.644Rp1.204.355.972,609+13,47%

(Data dalam Rupiah Penuh)

Total aset perusahaan meningkat sebesar 22,40%, yang didorong terutama oleh kenaikan pada aset lancar. Komponen utama peningkatan aset lancar adalah kas dan setara kas yang naik sebesar Rp110,6 miliar, serta tagihan bruto kepada pemberi kerja yang melonjak signifikan dari Rp422,4 miliar menjadi Rp683,2 miliar. Peningkatan ini mengindikasikan adanya kemajuan progres proyek konstruksi yang sedang berjalan namun belum ditagihkan sepenuhnya kepada pelanggan pada tanggal pelaporan.

Pada sisi pasiva, total liabilitas tercatat naik 31,61%, terutama disebabkan oleh peningkatan utang bank jangka pendek dan utang usaha kepada pihak ketiga. Utang bank meningkat dari Rp180,7 miliar menjadi Rp321 miliar, sementara utang usaha naik dari Rp432,8 miliar menjadi Rp630 miliar. Meskipun liabilitas meningkat, struktur permodalan tetap terjaga dengan pertumbuhan ekuitas sebesar 13,47% yang didukung oleh akumulasi saldo laba dan hasil penjualan saham treasuri senilai Rp48,4 miliar.

B. Laporan Laba Rugi

Kinerja operasional NRCA menunjukkan hasil yang sangat impresif dengan pertumbuhan laba yang melampaui pertumbuhan pendapatan. Berikut adalah rincian performa laba rugi perusahaan:

KomponenPeriode Terbaru (2025)Periode Pembanding (2024)Perubahan YoY
PendapatanRp3.612.212.037.385Rp3.372.465.083.657+7,11%
Laba KotorRp398.996.759.118Rp388.103.558.122+2,81%
Laba UsahaRp278.474.649.037Rp195.380.782.565+42,53%
Laba Bersih*Rp175.524.376.067Rp81.602.166.807+115,10%
EPS7234+111,76%

*(Data dalam Rupiah Penuh, Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk)

Pendapatan perusahaan tumbuh secara moderat sebesar 7,11% yang bersumber hampir sepenuhnya dari jasa konstruksi. Namun, laba operasional berhasil tumbuh jauh lebih cepat sebesar 42,53%. Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan signifikan pada pos penghasilan lainnya yang mencapai Rp95 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp39,2 miliar.

Faktor utama yang mendongkrak laba bersih hingga tumbuh 115,10% adalah penurunan beban lainnya dari Rp97,3 miliar menjadi Rp65,5 miliar. Efisiensi pada beban ini, dikombinasikan dengan pemulihan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan bruto senilai Rp56 miliar, memberikan kontribusi positif yang besar terhadap laba tahun berjalan. Laba per saham (Earnings Per Share) pun meningkat secara proporsional menjadi Rp72 per lembar saham.

C. Analisis Rasio Keuangan

Berdasarkan data laporan keuangan, berikut adalah rasio-rasio kunci untuk menilai kesehatan finansial perusahaan:

RasioNilai (2025)Interpretasi Singkat
Current Ratio1,80xLikuiditas jangka pendek sangat kuat.
Quick Ratio1,80xPerusahaan mampu memenuhi kewajiban tanpa mengandalkan persediaan.
Margin Laba Kotor11,05%Profitabilitas operasional di level yang stabil bagi kontraktor.
Margin Laba Bersih4,86%Efisiensi laba akhir meningkat signifikan dari tahun 2024 (2,42%).
ROA6,04%Kemampuan aset dalam menghasilkan laba bersih cukup baik.
ROE12,84%Pengembalian terhadap modal pemegang saham yang atraktif.
DER1,13xStruktur utang masih berada dalam batas moderat dan sehat.

(Analisis berdasarkan data )

Rasio likuiditas yang berada di angka 1,80x menunjukkan bahwa NRCA memiliki bantalan kas dan aset lancar yang sangat memadai untuk melunasi kewajiban jangka pendeknya. Rasio profitabilitas seperti Return on Equity (ROE) yang mencapai 12,84% menandakan manajemen berhasil mengoptimalkan modal untuk mencatatkan laba yang tinggi bagi pemegang saham. Dari sisi solvabilitas, rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) sebesar 1,13x masih berada di bawah batas internal perusahaan yang ditetapkan maksimum 1,5x.

D. Valuasi Saham

Menggunakan harga penutupan per 31 Maret 2026 sebesar Rp560, berikut adalah indikator valuasi saham NRCA:

IndikatorNilaiInterpretasi
Price to Earnings Ratio (PER)7,78xValuasi relatif murah dibandingkan rata-rata historis industri.
Price to Book Value (PBV)1,02xSaham diperdagangkan mendekati nilai buku ekuitasnya.

(EPS 2025: Rp72, BVPS 2025: Rp547,45)

Valuasi saham NRCA berdasarkan rasio PER sebesar 7,78x mencerminkan harga yang cukup kompetitif untuk sebuah perusahaan konstruksi dengan pertumbuhan laba di atas 100%. Secara PBV, saham ini diperdagangkan sedikit di atas nilai bukunya, yakni 1,02x, yang menunjukkan apresiasi pasar terhadap kualitas ekuitas perusahaan. Secara umum, valuasi saat ini dapat dianggap berada dalam rentang wajar cenderung diskon jika mempertimbangkan lonjakan profitabilitas yang dialami sepanjang tahun buku 2025.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, NRCA menunjukkan performa keuangan yang solid sepanjang tahun 2025 dengan lonjakan laba bersih yang signifikan. Likuiditas perusahaan terjaga dengan sangat baik, dan struktur modal tetap sehat meskipun terdapat peningkatan pada liabilitas usaha. Efisiensi beban operasional dan pengelolaan aset yang lebih baik menjadi kunci keberhasilan dalam melipatgandakan keuntungan bersih tahun ini.

Profil Singkat Perusahaan

PT Nusa Raya Cipta Tbk didirikan pada tahun 1975 dan bergerak di bidang jasa konstruksi bangunan gedung dan infrastruktur. Perusahaan merupakan anak usaha dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dan telah tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2013. Fokus utamanya mencakup pengerjaan proyek gedung komersial, hotel, perkantoran, dan fasilitas industri di berbagai wilayah Indonesia.

Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here