Skydrugz Radar 28 Mei 2021: Streamline
Skydrugz Hit Prediction
Skydrugz Hit Prediction 27 Mei 2021
Market Review
Saya melihat fenomena di mana para investor zaman sekarang banyak yang suka dengan new economy market. Sebenarnya saya juga tidak tahu apa itu new economy market. Tapi kalau yang saya lihat new economy market itu identik dengan perusahaan teknologi yang disruptif. Sedangkan perusahaan non-teknologi dianggap sebagai perusahaan old economy. Perusahaan new economy identik dengan saham yang overvalued secara PER dan PBV dan tidak bagi dividen. Saya sendiri tidak tahu apakah asumsi mengenai new economy market tersebut benar atau tidak.

Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya, sebenarnya saya tidak terlalu peduli dengan yang namanya metode ataupun dikotomi dalam investasi. Apalagi sampai harus fanatik pada satu aliran tertentu. Apapun yang bisa mendatangkan cuan akan saya gunakan. Apapun instrumen investasinya entah itu saham, emas, reksadana, obligasi akan saya coba. Setidaknya, I’ll do anything once, YPC YOLO YOLO. Selama itu tidak melanggar hukum.
Meskipun saya menganut apapun alirannya, YPC. Saya sebenarnya cenderung memilih instrumen investasi berdasarkan kemampuan perusahaan mencetak laba dan arus kas, kondisi utang dan dividen. Jika perusahaan tersebut bisa mencetak laba, arus kas dan bisa dibuktikan lewat pembayaran dividen serta kondisi utangnya aman maka saya biasanya akan investasi di perusahaan tersebut. Kalau sebuah perusahaan tidak bisa memenuhi empat kriteria di atas, maka itu saya anggap sebagai sebuah spekulasi.
Lalu apakah seorang investor tidak boleh melakukan spekulasi? Kalau menurut saya boleh-boleh saja kita melakukan spekulasi. Yang penting kita sadar sedang melakukannya dan sudah ada manajemen resiko. Di saham gorengan saya tidak akan masuk lebih dari 5% dari total portofolio. Kalau bisa malah 1-2% saja. Sehingga kalau nanti saham gorengan tersebut ternyata delisting atau bangkrut, maka hanya 1-5% saja duit yang hilang. Mungkin banyak yang tidak sependapat dengan metode saya karena katanya susah cari duit. Tapi menurut saya, terkadang kita harus mengambil resiko dan berspekulasi ketika sedang investasi. Seperti misalnya $MPMX beberapa bulan lalu, perusahaan ini merugi di Q2 2020 lalu harga sahamnya anjlok dan investor asing yang kabur. Melihat kondisi tersebut banyak investor lokal yang lari. Saham MPMX malah sampai anjlok ke 382 rupiah. Kalau kita tidak melakukan spekulasi membeli MPMX waktu dalam kondisi rugi, maka kita tidak akan dapatkan MPMX di harga 382 rupiah. Yang spekulasi beli MPMX di 382 rupiah waktu semua orang ketakutan dan perusahaan sedang merugi sudah bisa cuan >100% hari ini.
Jadi inti-nya adalah terkadang memang kita harus spekulasi dalam melakukan investasi. Tapi kalau mau melakukan spekulasi, jangan sampai all in karena ketika all in dan spekulasi itu gagal maka akhirnya adalah menjadi gembel. Be wise when making a speculation. Never all in, always selot selot.
Skydrugz Bot Radar
Kemarin total ada 170 saham yang masuk ke dalam Skydrugz Radar. Hari ini tersisa 127 saham yang masuk ke dalam radar. Namun seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, saya cenderung akan fokus saja pada perusahaan yang mencetak laba dan cenderung likuid saja. Ada beberapa saham yang merugi masuk ke dalam radar seperti:
- INDY 1290
- DSSA 11.500
- IMAS 965
- BUMI 61
- DOID 352
- MGRO 710
- BBKP 404
- PSAB 196
- BWPT 104
- RALS 645
- ACST 236
- HKMU 81
Buat yang suka spekulasi silahkan mengecek saham-saham tersebut. Saya sendiri ketika kondisi sedang total dumping begini maka saya fokus ke perusahaan yang mencetak laba. Jika hanya fokus pada perusahaan yang mencetak laba maka tersisa 43 saham saja yakni:
| NO | Saham | Omzet | PBV | PER | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ASII | 51.7 T | 1.04 | 14.05 | 5,175 |
| 2 | GGRM | 29.7 T | 1.05 | 8.95 | 32,925 |
| 3 | INDF | 81.7 T | 0.69 | 8.42 | 6,175 |
| 4 | BBNI | 12.4 T | 0.82 | 10.18 | 5,250 |
| 5 | BRPT | 10.6 T | 1.76 | 30.28 | 855 |
| 6 | INKP | 42.1 T | 0.76 | 11.11 | 8,375 |
| 7 | ADRO | 10.1 T | 0.62 | 8.91 | 1,165 |
| 8 | TPIA | 8.7 T | 4.88 | 27.32 | 7,550 |
| 9 | AALI | 5.0 T | 0.86 | 25.81 | 8,825 |
| 10 | BNGA | 4.8 T | 0.59 | 6.09 | 975 |
| 11 | BDMN | 4.5 T | 0.52 | 10.92 | 2,350 |
| 12 | BRIS | 4.4 T | 3.35 | 25.38 | 1,855 |
| 13 | MAPI | 4.3 T | 1.76 | 110.67 | 695 |
| 14 | WIKA | 16.5 T | 0.65 | 58.62 | 1,210 |
| 15 | INTP | 3.4 T | 1.93 | 31.13 | 11,825 |
| 16 | JSMR | 13.7 T | 1.13 | 56.24 | 3,860 |
| 17 | TKIM | 12.2 T | 1.31 | 13.26 | 8,950 |
| 18 | TINS | 2.4 T | 2.32 | 281.25 | 1,575 |
| 19 | PBRX | 9.7 T | 0.25 | 2.93 | 151 |
| 20 | KAEF | 2.3 T | 1.88 | 194.98 | 2,410 |
| 21 | ADHI | 2.1 T | 0.63 | 131.68 | 985 |
| 22 | CTRA | 1.9 T | 1.11 | 20.36 | 1,065 |
| 23 | ELSA | 1.8 T | 0.59 | 345.45 | 304 |
| 24 | BSDE | 1.7 T | 0.68 | 10.09 | 1,120 |
| 25 | DSNG | 1.6 T | 0.87 | 13.82 | 520 |
| 26 | BJTM | 1.6 T | 1.06 | 6.19 | 745 |
| 27 | MAPA | 1.3 T | 2.08 | 312.86 | 2,190 |
| 28 | SMRA | 5.0 T | 1.44 | 72.46 | 905 |
| 29 | BTPS | 1.1 T | 3.18 | 13.22 | 2,610 |
| 30 | SSMS | 1.1 T | 1.62 | 11.73 | 860 |
| 31 | LSIP | 3.5 T | 0.88 | 11.72 | 1,200 |
| 32 | SMSM | 3.2 T | 2.61 | 14.27 | 1,200 |
| 33 | SIDO | 793.4 B | 7.89 | 21.46 | 770 |
| 34 | BULL | 2.2 T | 0.75 | 4.58 | 300 |
| 35 | PPRE | 665.6 B | 0.64 | 27.10 | 181 |
| 36 | DMAS | 533.6 B | 1.78 | 9.52 | 214 |
| 37 | JRPT | 486.7 B | 0.89 | 9.61 | 520 |
| 38 | BVIC | 399.5 B | 0.56 | 33.97 | 159 |
| 39 | INAF | 373.2 B | 15.56 | 919.49 | 2,170 |
| 40 | RAJA | 1.4 T | 0.55 | 48.39 | 226 |
| 41 | HOKI | 1.2 T | 3.01 | 52.55 | 206 |
| 42 | SRSN | 219.2 B | 0.59 | 31.52 | 58 |
| 43 | EDGE | 126.4 B | 4.70 | 51.87 | 10,800 |
- Jumlah perusahaan yang masuk radar makin sedikit.
- Saham LQ45 sisa 15 saham saja yang masuk radar: ASII GGRM INDF BBNI INKP ADRO TPIA WIKA INTP JSMR TKIM CTRA BSDE SMRA BTPS
- 4 saham pertanian: AALI DSNG LSIP SSMS
- 3 saham tambang: ADRO ELSA TINS
- 6 industri dasar: BRPT INKP INTP SRSN TKIM TPIA
- 3 industri dasar: ASII PBRX SMSM
- 6 saham konsumer: GGRM HOKI INAF INDF KAEF SIDO
- 7 saham properti: WIKA ADHI CTRA BSDE SMRA DMAS JRPT
- 4 saham infra: JSMR BULL PPRE RAJA
- 7 saham keuangan: BBNI BNGA BDMN BRIS BJTM BTPS BVIC
- 2 saham perdagangan: MAPA MAPI
- Leader saham property dan pertanian semuanya lagi kena dump menurut saya mereka sudah bisa mulai dikoleksi selot selot
Skydrugz W Radar
Banyak pilihan saham tapi kendalanya adalah ini:
Bagi yang tertarik untuk mendapatkan data analisa kuartalan emiten pilihan bisa pesan di sini.
Atau dengan memesan melalui Whatsapp Tim Pintarsaham di +62831-1918-1386
Bagi yang ingin mencoba instrumen yang lebih beresiko tinggi kripto dengan resiko duit hilang 100% jika lagi kurang beruntung dan bisa cuan multibagger jika lagi beruntung bisa daftar di sini.
Buat yang mau daftar di Pintarkripto, isi form di sini.
Buat yang mau punya akun trading kripto Binance atau Tokokripto daftar di sini.
Buat yang mau daftar akun trading dan investasi saham, bisa daftar di sini
Buat yang mau pesan ebook analisis Laporan Keuangan, bisa pesan di sini.
Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386
Artikel Skydrugz Yang Lainnya Tentang Kripto dan Investasi di Luar Negeri:
2. Cara Daftar di Akun Kripto Agar Bisa Beli Bitcoin dan Dogecoin
4. Cara Beli Saham TSLA di Binance
7. Menjaga Psikologi Agar Tetap Waras
8. Mengenai Pajak Dividen Saham Yang Dibeli di Luar Negeri
10. Cara Cuan di Kripto tanpa Harus Trading
11. Cara Cuan Passive Income di Kripto dari Liquid Swap
Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id
Untuk Insights Saham bisa ke sini.
Bagi yang mau buka akun Kripto bisa di Binance atau Tokokripto pakai link di sini.
Bagi yang mau join grup kripto bisa isi form PintarKripto.
Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini
Disclaimer :
- Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.
- I do not provide personal investment advice and I am not a qualified licensed investment advisor. I am an amateur investor.
- All information found here, including any ideas, opinions, views, predictions, forecasts, commentaries, suggestions, or stock picks, expressed or implied herein, are for informational, entertainment or educational purposes only and should not be construed as personal investment advice. While the information provided is believed to be accurate, it may include errors or inaccuracies.
- I will not and cannot be held liable for any actions you take as a result of anything you read here.
- Conduct your own due diligence, or consult a licensed financial advisor or broker before making any and all investment decisions. Any investments, trades, speculations, or decisions made on the basis of any information found on this site, expressed or implied herein, are committed at your own risk, financial or otherwise.
- No representations or warranties are made with respect to the accuracy or completeness of the content of this entire weblog, including any links to other sites. The links provided are maintained by their respective organizations and they are solely responsible for their content. All information presented here is provided ‘as is’, without warranty of any kind, expressed or implied.
- From time to time I may include affiliate links and advertisements on my article that result in my receiving a payment should a visitor click on a link or sign up to a service, as per established Internet practice. Readers are entirely responsible for any actions they take as a result of reading or clicking on links on the site, and are urged to read the small print


