ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 26 Agustus 2021: Pengangguran

Skydrugz Radar 26 Agustus 2021: Pengangguran

Hari ini saya tidak sempat menulis jurnal Skydrugz Radar di tadi pagi ada force majeure, seekor kobra masuk rumah. Nasib tinggal di dekat hutan, kadang ada makhluk aneh – aneh yang masuk rumah.

But anyway saya lihat hari ini indeks merah menyala. Saham LQ45 dan gorengan kena dump. Hal yang jarang terjadi selama 2021. Biasanya hanya saham bluechip yang kena dump tapi saham gorengan tetap manggung. Tapi kali ini saham gorengan juga ikutan anjlok.

Saya sendiri cenderung lebih memperhatikan angka pengangguran di AS dan Indonesia. Waktu pidato The Fed beberapa waktu yang lalu, rencana kenaikan interest rates akan sangat dipengaruhi oleh laju inflasi dan angka pengangguran.

Menurut prediksi saya jika inflasi tetap di angka sekarang dan jumlah pengangguran di US mendekati level pra-pandemi maka ada kemungkinan Interest rate akan dinaikkan tahun ini seperti yang sudah dilakukan oleh Korea Selatan, Russia, Brazil dan Meksiko. Mereka sudah menaikkan interest rate untuk memerangi inflasi. Langkah yang diambil oleh negara – negara tersebut berbeda dengan langkah AS dan Indonesia yang cenderung wait and see. Interest rates Russia yang sekarang malah sudah sama dengan interest rates pra pandemi di level 6,5%.

Inflasi menjadi momok yang menakutkan bagi banyak negara di dunia. Ada yang bilang inflasi kali ini terjadi karena transisi masa Recovery sehingga tidak akan bertahan lama namun ada juga yang berpendapat inflasi ini akan berlangsung selamanya sehingga harus segera ditangani. Salah satu cara untuk mengatasinya ya dengan menaikkan interest rate. Namun buru – buru menaikkan interest rate ketika angka pengangguran masih tinggi juga bisa berakibat fatal. Oleh karena itu memang idealnya Interest rate dinaikkan ketika angka pengangguran sudah turun.

Saat ini negara dengan laju inflasi tertinggi adalah Venezuela yang mencapai 2720%. Amerika Serikat inflasi 5,4% yang mana ini laju inflasi tertinggi di US sejak krisis 2008. Bagaimana dengan Indonesia? Di Indonesia laju inflasi justru terus turun dalam 3 tahun terakhir. Inflasi Indonesia hanya 1,52%. Dalam 5 tahun terakhir, laju inflasi Indonesia selalu bisa ditekan di bawah 4%. Komponen penyusun utama inflasi Indonesia adalah makanan dan rokok.

Di Amerika Serikat jumlah initial Jobless Claim sudah menurun drastis. Dari 2 juta orang di 2020 kini tinggal 300an ribu orang. Mendekati level pra pandemi di angka 200an ribu orang. Berkurangnya jumlah pengangguran di AS sejalan dengan tumbuhnya laba korporasi di AS. Laba korporasi di AS kini sudah tembus 2,4 Triliun dollar. Tertinggi sepanjang sejarah.

Sayangnya data seperti itu tidak ada di Indonesia. Di AS data pengangguran diumumkan tiap minggu. Sedangkan di Indonesia data pengangguran diumumkan tiap dua kali dalam setahun, yakni di Februari dan Agustus. Data laba seluruh korporasi di Indonesia juga datanya tidak bisa diakses secara bebas seperti di AS.

Di Agustus 2020 jumlah pengangguran di Indonesia tembus 9,77 juta jiwa. Sedangkan di Februari 2021 jumlah pengangguran berkurang sisa 8,75 juta jiwa. Semoga di Agustus 2021 ini, angka pengangguran di Indonesia bisa turun lagi.

Hope for the best.

Semakin cepat recovery maka semakin cepat pula Interest rates akan dinaikkan.

Skydrugz Bot Radar
  • Hari ini hanya 5 saham yang masuk radar. Yakni ERAA HMSP DSNG ANTM dan TPIA. Yang PBV < 1 hanya DSNG

Ikuti Webinar Pintarsaham.id bersama DBS Digibank dengan mendaftar di sini. Free for all.

Jika ingin mendapatkan data analisis kuartalan bisa pesan di sini dan jika ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply