ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Skydrugz Radar 23 Agustus 2021: Repo Story

Skydrugz Radar 23 Agustus 2021: Repo Story

Setelah membaca proyeksi dan Outlook beberapa sekuritas, saya menemukan satu benang merah yakni mayoritas big fund ingin menjadikan sektor teknologi sebagai sektor utama di bursa. Mengapa bisa begitu? Karena sudah banyak dana yang diinjeksikan ke startup sedangkan road to profitability mayoritas dari startup tersebut masih banyak yang belum terlihat dan sementara itu likuiditas big fund juga sudah menipis. Ada beberapa pengusaha yang sengaja melakukan repo saham di IHSG untuk mendanai startup. Dulu kita bisa mendeteksi saham mana saja yang sedang di repokan oleh PSP. Sayangnya sejak beberapa bulan terakhir KSEI sudah menutup akses untuk tahu perusahaan mana saja di IHSG yang sedang di repo.

Kalau yang mengikuti kasus JS ASB, maka pasti bisa melihat pola main repo yang kemudian digunakan untuk mengangkat harga saham. Naikan harga saham A, lalu repokan saham tersebut. Kemudian dana dari hasil repo saham A tersebut digunakan untuk menaikkan saham B. Lalu saham B direpokan lagi untuk menaikkan harga saham C. Lalu saham C direpokan untuk membayar repo saham A dan seterusnya hingga menciptakan never ending loop Saham A, B, dan C naik. Tapi naiknya karena margin dan repo. Kenaikan saham yang sifatnya semu dan rawan kolaps. Pada kasus ASB dan JS, pada akhirnya terjadi gagal bayar repo yang berujung pada anjloknya semua saham yang terkait dengannya. Jika saham – saham yang terkait JS dan ASB memiliki fundamental yang bagus maka harusnya mereka semua sudah bangun sekarang karena investor lain menganggapnya bagus. Pada kenyataannya mayoritas dari saham – saham tersebut masih tidur sampai sekarang.

Zaman dulu transaksi repo dan margin mudah dilakukan. Namun sejak kasus JS ASB, transaksi margin dan repo menjadi lebih ketat. Sejak awal tahun ini OJK mewajibkan transaksi Margin wajib dilaporkan lewat SLIK.

Jadi ketika sebuah saham harganya melambung tinggi maka bisa jadi itu karena margin dan repo powered. Bukan karena real demand dan bukan karena faktor fundamental. Kalau dulu saya sering memantau laporan KSEI untuk bisa ikutan numpang di saham – saham yang lagi di repo kombo oleh PSP nya. Tapi sayangnya sekarang data itu tertutup. Tidak bisa lagi mengetahui saham mana saja yang lagi di repokan oleh PSP jadi let it be.

Di era PSAK baru di mana unrealized profit bisa diklaim sebagai laba FVTPL di laporan keuangan emiten maka menurut saya itu akan memotivasi banyak emiten untuk  mengejar pertumbuhan laba bukan dari core business tapi dari kenaikan laba FVTPL. Laba yang sumbernya berasal dari unrealized profit karena saham naik itu pada umumnya adalah non-cash profit. Di LK dicatat sebagai laba tapi real cash nya tidak ada. Karena itu kita harus jeli dalam membaca laporan keuangan agar tidak terkecoh dengan profit non-cash.

Skydrugz Bot Radar
  • Total ada 36 saham yang masuk radar hari ini. ELSA hari ketiga, HMSP hari kedelapan, WIKA hari keenam. Dan sekarang BISI hari pertama.
  • HMSP PER 13, GGRM PER 12, UNVR PER 25. Coba saja mereka semua di PER <15.
  • Setelah mempelajari sejarah akuisisi HMSP oleh Phillip Morris, akuisisi RMBA oleh BAT, dan akuisisi Pinehill oleh ICBP, saya jadi menemukan pola bahwa PER maksimal untuk akuisisi saham konsumer adalah di PER 23. Karena semua perusahaan konsumer besar dunia diakusisi di valuasi tersebut. Phillip Morris akuisisi HMSP di PER 23 tapi dalam 7 tahun saja nilai investasi mereka yang mencapai 48 Triliun di 2005 sudah berhasil lunas karena adanya growth dari HMSP. Malah kalau ikut memasukkan lisensi dan royalti, maka Phillip Morris sudah BEP sejak 5 tahun pasca-akuisisi. Jadi menurut saya model akuisisi yang layak untuk diikuti adalah model akuisisi Phillip Morris. Dalam 7-10 tahun setelah akuisisi, perusahaan sudah harus BEP dari dividend. Saya berharap akuisisi Pinehill oleh ICBP bisa mengikuti pathway Phillip Morris. Dalam 7 tahun sudah bisa BEP dari dividend saja.

Jika ingin mendapatkan data analisis kuartalan bisa pesan di sini dan jika ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa ke link ini atau dengan Buka rekening saham di Sucor Sekuritas di sini dengan menggunakan referal TIRA2. Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Leave a Reply