PT MNC Digital Entertainment Tbk (“MSIN” atau “Perseroan”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang SahamTahunan (RUPST) pada tanggal 20 Juni 2025. Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui LaporanTahunan Perseroan dan laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. RUPST juga memutuskan bahwa laba bersih Perseroan akan dicatat sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan pendanaan sejalan dengan rencana Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendorong pengembangan bisnis di seluruh lini operasional. Hal ini termasuk meningkatkan produksi konten orisinil untuk mempercepat potensi pertumbuhan platform digital Perseroan.
MSIN mengumumkan penunjukan strategis tiga direktur baru untuk memperkuat tim pimpinan. Langkah ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk mempercepat pertumbuhan digital dan meningkatkan monetisasi di seluruh platform medianya.
MSIN membukukan kinerja keuangan yang solid pada tahun 2024, menghasilkan pendapatan sebesar Rp3.470 miliar, meningkat 18% YoY dari Rp2.953 miliar pada tahun 2023. Momentum positif ini berlanjut hingga Q1-2025, dengan Perseroan mencatat pendapatan yang kuat sebesar Rp989,8 miliar, mencerminkan pertumbuhan signifikan sebesar 30% YoY dari Rp760,7 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu. Kinerja ini menyoroti keberhasilan berkelanjutan dari inisiatif monetisasi digital MSIN.
EBITDA untuk tahun 2024 mencapai Rp760 miliar, mencerminkan peningkatan substansial sebesar 22% YoY, yang menghasilkan peningkatan margin EBITDA menjadi 22%. Laba bersih setahun penuh meningkat tajam menjadi Rp399 miliar, naik 51% dari tahun sebelumnya. Pada Q1-2025, Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp222,1 miliar, tumbuh 7% secara tahunan, sementara laba bersih tumbuh 5% menjadi Rp123,2 miliar. Hal ini
mencerminkan margin laba bersih sebesar 12%, yang mencerminkan kedisiplinan operasional dan profitabilitas berkelanjutan MSIN.
Platform OTT MSIN, RCTI+ dan Vision+, menghasilkan kinerja yang luar biasa pada tahun 2024 dan Q1-2025, yang mendorong pertumbuhan signifikan bagi Perseroan. Pada tahun 2024, platform tersebut menghasilkan pendapatan sebesar Rp1.480 miliar, yang mewakili peningkatan 13% secara tahunan, dengan EBITDA mencapai Rp329 miliar, pencapaian yang sangat baik di pasar streaming Indonesia yang kompetitif. Bersamasama, RCTI+ dan Vision+ berkontribusi sebesar 43% dari total pendapatan dan EBITDA MSIN.
Pada Q1-2025, segmen OTT melanjutkan momentum kuatnya, dengan pendapatan tumbuh 41% YoY menjadi Rp418,8 miliar dan EBITDA meningkat 37% menjadi Rp101,7 miliar. Sekarang menjadi kekuatan dominan, segmen OTT menyumbang 42% dari pendapatan MSIN dan 46% dari EBITDA, menggarisbawahi pentingnya RCTI+ dan Vision+ dalam mendorong profitabilitas dan pertumbuhan masa depan Perseroan.
Kinerja yang kuat dari platform OTT Perseroan dapat dikaitkan dengan implementasi iklan independen di RCTI+, yang meningkatkan visibilitas dan keterlibatan pengguna secara signifikan. Selain itu, keberhasilan Vision+ yang luar biasa didorong oleh strategi konten kami yang kuat, yang menawarkan berbagai format konten yang paling komprehensif dan beragam, yang melayani spektrum preferensi audiens yang luas.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!


