WIRG berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp622,3 miliar, meningkat 106,7% tahun-ke-tahun (Q1 2022: Rp301,1 miliar).
Perseroan turut mencatatkan EBITDA dan Laba bersih masing-masing sebesar Rp47,1 miliar dan Rp26.0 miliar yang meningkat masing-masing 163,4% (Q1 2022: Rp 17,9 miliar) dan 77,8% (Q1 2022: Rp 14,6 miliar) tahun-ke-tahun.
Pencapaian kinerja Perseroan pada kuartal pertama 2023 merupakan aktualisasi dari ekspansi pendapatan recurring Perseroan atas platform solusi bisnis SaaS berbasis teknologi immersive dengan fitur AR, VR, dan AI melalui model bisnis B2B2C-nya yang menghasilkan segmen pendapatan operasi penjualan barang dan komisi via platform serta promosi dan iklan via platform sebesar Rp586,5 miliar meningkat 123,9% tahun-ke-tahun (Q1 2022: Rp262,0 miliar).
- Pendapatan Usaha
Perseroan mencatatkan total pendapatan konsolidasi untuk kuartal pertama 2023 sebesar Rp622,3 miliar yang tumbuh signifikan 106,7% tahun-ke-tahun (Q1 2022: Rp301,1 miliar).
Sepanjang kuartal pertama 2023, Perseroan berhasil menjaga dan meningkatkan kinerjanya melalui pertumbuhan pendapatan konsolidasi yang berasal dari segmen penjualan barang dan komisi via platform serta promosi dan iklan via platform yang mengalami pertumbuhan secara yoy masing-masing sebesar Rp280,2 miliar dan Rp44,3 miliar atau sebesar 116,6% dan 203,7% jika dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2022.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan traksi dan penerimaan yang positif terhadap platform solusi bisnis SaaS dengan fitur AR, VR, dan AI milik Perseroan baik yang berasal dari model bisnis Business-to-Business (B2B) yang terdiri dari AR&Co dan DMID maupun model bisnis Business-to-Business-to-Customer (B2B2C) yang terdiri dari DAV,
Mindstores, dan Minar.
Melalui penerapan digitalization, creativity, interactivity, serta immersiveness, platform solusi bisnis SaaS Perseroan mampu membantu klien dan partner menjadi solusi untuk meningkatkan performa bisnisnya.
- Beban Pokok Pendapatan
Beban pokok pendapatan Perseroan untuk kuartal pertama 2023 sebesar Rp540,9 miliar yang meningkat 108,1% tahun-ke-tahun (Q1 2022: Rp259,9 miliar).
Peningkatan beban pokok pendapatan ini sejalan dengan peningkatan pendapatan selama kuartal pertama tahun 2023 khususnya beban pokok yang berkaitan langsung dengan segmen pendapatan yang berasal dari penjualan barang dan komisi via platform serta promosi dan iklan via platform yang meningkat masing-masing sebesar Rp273,6 miliar dan Rp11,2 miliar atau 118,6% dan 297,9% yang berasal dari model bisnis B2B2C dari platform solusi bisnis SaaS berbasis teknologi immersive dengan fitur AR, VR, dan AI.
- Beban Usaha
Beban usaha untuk kuartal pertama 2023 sebesar Rp40,1 miliar, meningkat 54,3% secara yoy (Q1 2022: Rp26,0 miliar). Peningkatan pada beban usaha ini terutama dikontribusikan oleh peningkatan beban gaji pegawai yang meningkat seiring dengan penambahan karyawan untuk mendukung pertumbuhan usaha Perseroan.
Melalui strategi Perseroan dalam melakukan optimalisasi model bisnis B2B2C dari platform solusi bisnis SaaS berbasis teknologi immersive dengan fitur AR, VR, dan AI dan pemanfaatan sumber daya yang ada secara efisien sehingga Perseroan dapat mencapai tingkat pertumbuhan pendapatan konsolidasi yang jauh lebih tinggi (106,7%) dibandingkan tingkat pertumbuhan beban usahanya.
- Ebitda
Perseroan berhasil mencatat EBITDA sebesar Rp47,1 miliar, yang meningkat secara signifikan 163,4% tahun-ke-tahun (Q1 2022: Rp17,9 miliar). Peningkatan EBITDA ini terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan konsolidasi Perseroan.
Persentase marjin EBITDA Perseroan untuk kuartal pertama 2023 mengalami kenaikan menjadi sebesar 7,6% dari 5,9% jika dibandingkan secara yoy yang merupakan dampak dari optimalisasi model bisnis B2B2C dari platform solusi bisnis SaaS berbasis teknologi immersive dengan fitur AR, VR, dan AI sehingga meningkatkan kontribusi pendapatan Perseroan yang khususnya berasal dari segmen penjualan barang dan komisi via platform kontribusi serta promosi dan iklan via platform.
- Laba Bersih
Laba bersih konsolidasi Perseroan mengalami pertumbuhan yang sangat positif menjadi sebesar Rp26,0 miliar, meningkat 77,8% secara yoy (Q1 2022: Rp14,6 miliar). Peningkatan tersebut bersumber dari pertumbuhan pendapatan konsolidasi Perseroan sepanjang kuartal pertama tahun 2023 yang berkesinambungan dan berkelanjutan dengan fokus dalam menjaga profitabilitas.
Sumber : Keterbukaan informasi IDX


