Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomePengumuman EmitenTarget Price ADRO Menurut Berbagai Sekuritas

Target Price ADRO Menurut Berbagai Sekuritas

Harga saham ADRO sekarang 2,300 IDR, dan seperti biasa, para sekuritas udah pasang target price yang nggak ada yang kompak. Ada yang yakin ADRO bakal jeblok, ada yang ogah ribet dan pasang target mirip-mirip harga sekarang, dan ada yang terlalu optimis sampai berasa lagi main saham gorengan.

Kalau kamu investor ADRO, pilihan kamu ada tiga : ikut panik, santai aja, atau mimpi indah berharap harga naik dua kali lipat. Dari kubu pesimis, ada JP Morgan (16 Jan 2025), Macquarie (5 Des 2024 & 28 Nov 2024), Morgan Stanley (13 Nov 2024), BCA Sekuritas (3 Des 2024), dan MNC Securities (3 Des 2024).

Mereka yakin ADRO bakal turun ke 2,000 – 2,028 IDR (-11% sampai -17%). BCA Sekuritas sih paling kejam, mereka pasang target 1,900 IDR (-17%), kayaknya mereka lagi ngarep resesi atau kena mental pas lihat harga batu bara turun dikit. Macquarie juga nggak kalah pesimis, mereka berkali-kali pasang target di 2,000 IDR, mungkin berharap harga turun biar mereka bisa borong murah.

Terus ada sekumpulan analis yang nggak mau ribet, yaitu UOB KayHian (7 Jan 2025), Macquarie (20 Des 2024), dan Morgan Stanley (15 Des 2024). Mereka kasih target di 2,438 – 2,600 IDR (+6% sampai +13%), alias nggak jauh-jauh dari harga sekarang. Kayaknya mereka tipe yang “Udah deh, segini aja, nggak usah ribet, kalau naik ya bagus, kalau turun ya udah.”

Tapi bagian paling menarik itu yang sangat optimis, atau mungkin terlalu optimis. Ada BNI Securities (9 Jan 2025), Bahana Securities (7 Jan 2025), PT Ina Sekuritas (2 Jan 2025), Samuel Sekuritas (4 Des 2024), PT BRI Danareksa (6 Jan 2025), dan Sucor Sekuritas (23 Nov 2024 & 2 Des 2024). Mereka pasang target di 2,750 – 4,700 IDR (+19% sampai +104%).

Nah, Sucor Sekuritas ini paling ambisius, mereka pede ADRO bakal naik ke 4,700 IDR (+104%), seolah-olah ADRO tiba-tiba ngebor emas di Mars. PT BRI Danareksa juga nggak kalah pede, mereka taruh target 4,100 IDR (+78%), mungkin mereka udah dapat wangsit kalau ADRO bakal jadi blue chip paling gacor di BEI.

Sekarang pertanyaannya, kapan target price ini ditentukan? Yang terbaru itu JP Morgan (16 Jan 2025), BNI Securities (9 Jan 2025), Bahana Securities & UOB KayHian (7 Jan 2025), dan PT BRI Danareksa (6 Jan 2025). Target ini mungkin masih ada relevansinya sama kondisi terbaru, tapi tetap aja belum tentu bener.

Yang lebih lawas kayak Macquarie (Des 2024), Morgan Stanley (Nov 2024), dan Sucor Sekuritas (Nov 2024) mungkin udah mulai basi, kecuali mereka memang malas revisi atau yakin ADRO nggak bakal banyak berubah. Jadi, kalau kamu percaya sama yang pesimis, siap-siap ADRO bakal jatuh ke 2,000 IDR, dan kamu mungkin bisa beli lebih murah kalau mereka bener.

Kalau kamu lebih suka yang main aman, harga sekarang masih masuk akal di rentang 2,438 – 2,600 IDR. Tapi kalau kamu mau ikut hype dan percaya yang sangat optimis, kamu harus siap berharap ADRO bakal meledak sampai 4,700 IDR. Kalau beneran kejadian, mungkin kamu bisa traktir gua bakso dan bilang, “Kamu salah, bro, gua cuan gede.” Tapi kalau nggak kejadian, ya jangan salahin sekuritasnya, karena target price itu kadang lebih mirip tebakan berkelas dibanding fakta ilmiah.

Yang paling baru adalah JP Morgan, yang menetapkan target price ADRO pada 16 Januari 2025. Mereka pasang target 2,000 IDR (-13%), yang artinya mereka cukup pesimis dan memprediksi harga ADRO bakal turun dari level sekarang (2,300 IDR).

Selain JP Morgan, ada beberapa sekuritas lain yang juga baru rilis target price di Januari 2025 :
BNI Securities (9 Januari 2025) → 2,750 IDR (+19%)
UOB KayHian (7 Januari 2025) → 2,600 IDR (+13%)
Bahana Securities (7 Januari 2025) → 3,000 IDR (+30%)
PT BRI Danareksa (6 Januari 2025) → 4,100 IDR (+78%)
PT Ina Sekuritas (2 Januari 2025) → 2,880 IDR (+25%)

Jadi kalau kamu mau lihat prediksi terbaru, daftar ini yang paling relevan. JP Morgan paling baru, tapi mereka juga yang paling pesimis. Sementara BNI, Bahana, dan BRI Danareksa lebih optimis.

Kalau sekuritas yang lebih lama seperti Macquarie, Morgan Stanley, dan Sucor Sekuritas, kemungkinan analis mereka belum update data terbaru atau memang malas revisi target.

Ingin selangkah lebih maju dalam investasi? 🚀 Jadi Priority Member di PintarSaham dan dapatkan akses eksklusif ke analisis premium, rekomendasi terbaik, serta strategi investasi yang tidak dibagikan ke publik!

Jangan lewatkan kesempatan ini—klik link berikut sekarang dan raih keuntungan lebih maksimal! 👉https://bit.ly/PriorityMemberships  

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments