- Starbucks menghadapi tekanan akibat narasi keliru yang mengaitkannya dengan konflik Israel, meski tidak beroperasi di sana sejak 2008.
- Sentimen negatif berdampak besar terhadap karyawan, keluarga mereka, dan operasional di Indonesia, termasuk penutupan gerai.
- Ekspansi gerai sangat dikurangi dari 70–80 per tahun menjadi hanya 10–15 gerai, dengan beberapa penutupan gerai sejak tahun lalu.
- Starbucks menegaskan kontribusinya pada Indonesia sebagai pembeli kopi Arabika terbesar dari Indonesia dan pemberi lapangan kerja besar.
- MAPB berkomitmen meluruskan informasi, membangun kembali kepercayaan konsumen, dan tetap mendukung komunitas lokal.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!


