- CPRO menargetkan efisiensi dan produktivitas untuk menghadapi tantangan eksternal di 2025, seperti fluktuasi nilai tukar, tarif, dan cuaca. Pendapatan Q1 2025 tumbuh 4% dengan laba naik 20% dibanding tahun sebelumnya.
- Pembagian dividen belum dilakukan karena saldo laba belum positif, namun manajemen terus berupaya memperbaiki kinerja agar dividen dapat dibagikan di masa mendatang.
- CAPEX 2025 ditargetkan sekitar Rp200 miliar, difokuskan pada ekspansi kapasitas produksi pakan hewan (khususnya petfood dan hatchery) dengan sebagian proyek selesai di 2025 dan sisanya berlanjut ke 2026–2027.
- Isu kesehatan terkait produk kucing BOLT dibantah. Produk telah sesuai standar AAFCO, bersertifikasi GMP, HACCP, dan NKV. FLUTD lebih disebabkan faktor konsumsi air rendah, stres, dan genetik pada kucing.
- Penurunan nilai wajar aset tanah sejak 2023 disebabkan oleh masa berlaku sertifikat tanah yang mendekati jatuh tempo. Penurunan nilai masih akan berlanjut di 2025 hingga masa sertifikat berakhir.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!
📈 https://bit.ly/pintarsahamid


