Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeUncategorizedSkydrugz Corner: Bank Mini Yang Undervalued

Skydrugz Corner: Bank Mini Yang Undervalued

Skydrugz Corner: Bank Mini Yang Undervalued

Indikator valuasi utama perusahaan bank adalah PBV. Karena mayoritas aset bank adalah uang. Sehingga PBV atau price to book value adalah proxy yang paling mudah untuk menentukan valuasi bank.

Kapan sebuah bank dikatakan Undervalued?

Untuk case study, kita bisa belajar dari akusisi bank di masa lalu. Seperti BNLI yang diakuisisi di PBV 1,5 dan PT Bank Central Asia Tbk. mengakuisisi PT Bank Royal Indonesia maksimum Rp1,007 triliun. Dengan ekuitas Bank Royal per Februari 2019 sebesar Rp338,92 miliar, BCA mencaplok dengan harga 3 kali nilai buku (price to book value/PBV).

Jadi bisa kita katakan kalau PBV bank di bawah 1,5 sudah bisa dikatakan Undervalued. Apalagi kalau PBV nya di bawah 1 atau 0,5 itu artinya bank tersebut super undervalued.

Bank mini adalah barang yang eksotis saat ini karena semua bank mini swasta harus memiliki modal inti 3 Triliun di Desember 2022. Jika tidak, maka bank mini tersebut harus melakukan konsolidasi entah lewat merger, akusisi atau right issue.

Jadi semua bank yang modal intinya masih di bawah 3 Triliun masih punya potensi mengalami markup harga atau digoreng oleh market maker.

Lalu bank apa saja yang masuk kategori mini saat ini?
Saham Modal Inti
BBSI 1049,98 Milyar
AMAR 1063,66 Milyar
BSWD 1066,17 Milyar
BANK 1101,02 Milyar
BBYB 1106,25 Milyar
BGTG 1139,40 Milyar
BINA 1197,16 Milyar
BBHI 1287,09 Milyar
BMAS 1297,39 Milyar
BEKS 1395,72 Milyar
BCIC 1434,43 Milyar
NOBU 1552,87 Milyar
BNBA 1616,43 Milyar
BACA 1665,72 Milyar
BABP 1900,06 Milyar
AGRS 1986,40 Milyar
AGRO 2518,89 Milyar
DNAR 2534,57 Milyar
MASB 2639,89 Milyar
BVIC 2708,49 Milyar

Saat ini ada 20 bank di IHSG yang memiliki modal inti di bawah 3 Triliun. Yang modal intinya paling kecil adalah BBSI yakni hanya sekitar 1,049 Triliun.

Sedangkan bank mini yang modal intinya sudah mendekati 3 Triliun antara lain BVIC MASB DNAR dan AGRO. Keempat bank ini tinggal tambah modal 300-500 miliar lagi untuk mencapai modal inti yang diminta OJK.

Untuk mengetahui apakah bank mini tersebut undervalued atau tidak, maka kita perlu membandingkan modal inti dengan market capital nya. Makin kecil market capital itu artinya makin murah. Apalagi jika market capital perusahaan lebih rendah dari modal intinya.

Mana yang memiliki market capital paling kecil?
Saham Modal Inti Market Cap
BVIC 2708,49 Milyar 1659,64 Milyar
BACA 1665,72 Milyar 1670,41 Milyar
BSWD 1066,17 Milyar 2430,40 Milyar
BCIC 1434,43 Milyar 2664,05 Milyar
AGRS 1986,40 Milyar 3038,64 Milyar
BGTG 1139,40 Milyar 3106,67 Milyar
NOBU 1552,87 Milyar 3150,92 Milyar
BEKS 1395,72 Milyar 3361,57 Milyar
DNAR 2534,57 Milyar 4098,36 Milyar
MASB 2639,89 Milyar 4368,94 Milyar
BABP 1900,06 Milyar 5247,16 Milyar
BMAS 1297,39 Milyar 6731,84 Milyar
AMAR 1063,66 Milyar 8499,53 Milyar
BNBA 1616,43 Milyar 8870,40 Milyar
BBSI 1049,98 Milyar 17114,97 Milyar
BBYB 1106,25 Milyar 21575,60 Milyar
BINA 1197,16 Milyar 23465,66 Milyar
BANK 1101,02 Milyar 31381,42 Milyar
AGRO 2518,89 Milyar 31958,73 Milyar
BBHI 1287,09 Milyar
122775,95 Milyar

Bank mini yang memiliki market capital paling kecil saat ini adalah BVIC dan BACA. Keduanya memiliki market capital masih di bawah 2 Triliun rupiah. BCIC dan BSWD juga memiliki market capital masih di bawah 3 Triliun.

Yang paling fantastis adalah BBHI. Modal inti hanya 1,2 Triliun tapi market capital tembus 122 Triliun. Bank mini lain yang memiliki market capital di atas 10 Triliun antara lain AGRO BANK BINA BBYB dan BBSI.

Bank mini digoreng setinggi itu tujuannya adalah agar memudahkan proses Right issue. Karena kalau harga saham induk tidak digoreng maka right issue berpotensi tidak laris. Di 2021 ada bank mini yang right Issue nya gagal karena tidak laris. Contoh yang berhasil adalah BBYB.

Dana nasabah

Salah satu Indikator tingkat kepercayaan nasabah pada bank adalah dana nasabahnya. Makin besar dana nasabah itu artinya bank tersebut memiliki kepercayaan besar dari nasabah untuk menyimpan duitnya.

Sebagai contoh bank seperti BBRI dan BMRI memiliki dana nasabah hingga 1000 Triliun rupiah. Itu menandakan tingkat kepercayaan nasabah pada kedua bank tersebut memang sangat tinggi.

Lalu bank mini mana yang memiliki dana nasabah paling besar?

Saham Dana Nasabah (Milyar)
MASB 20515.51
BACA 19193.65
BVIC 18883.85
AGRO 16862.85
BCIC 14404.29
NOBU 12926.03
BMAS 11651.24
BABP 11188.76
BINA 9639.7
BBYB 6676.45
BGTG 6453.59
AGRS 5509.7
BNBA 5500.61
BEKS 3716.32
DNAR 3660.78
BBHI 2210.5
AMAR 2137.45
NAGA 2110.52
BSWD 2064.71
BBSI 528.01

Ternyata bank mini dengan simpanan dana nasabah terbesar adalah MASB BACA BVIC dan AGRO. Keempat bank ini memiliki dana nasabah lebih dari 15 Triliun rupiah. Bahkan MASB bisa punya dana nasabah hingga 20 Triliun. Padahal modal inti perusahaan ini masih di bawah 3 Triliun.

Pinjaman Yang Disalurkan
Saham Pinjaman (Milyar) Dana Nasabah (Milyar) LDR (%)
BVIC 14209.69 18883.85 75.24784406
AGRO 13213.01 16862.85 78.35573465
NOBU 9069.36 12926.03 70.16353822
BCIC 8357.4 14404.29 58.02021481
BMAS 8199.75 11651.24 70.37662944
BABP 7954.57 11188.76 71.09429463
MASB 7275.58 20515.51 35.46380275
AGRS 5420.74 5509.7 98.38539303
DNAR 4986.29 3660.78 136.2084037
BACA 4535.05 19193.65 23.62786651
BNBA 4184.29 5500.61 76.06956319
BBYB 3748.73 6676.45 56.148552
BINA 2780.97 9639.7 28.84913431
BEKS 2698.8 3716.32 72.62022646
BGTG 2222.78 6453.59 34.44253509
BBHI 2035.98 2210.5 92.10495363
AMAR 1973.92 2137.45 92.34929472
BSWD 1730.24 2064.71 83.8006306
BBSI 945.11 528.01 178.994716

Sumber laba utama bank adalah pinjaman yang disalurkan. Makin besar pinjaman yang disalurkan maka makin besar potensi laba perusahaan dengan catatan semua pinjaman tersebut tidak macet.

Dan ternyata bank mini yang memiliki pinjaman yang disalurkan paling besar adalah BVIC. Nilai pinjaman BVIC mencapai 14,2 Triliun sedangkan dana nasabahnya adalah 18,8 Triliun sehingga dengan rasio LDR atau loan to deposit ratio BVIC adalah 75%. Itu artinya ruang ekspansi kredit BVIC masih sangat lebar.

Bank yang memiliki LDR lebih dari 100% antara lain BBSI dan DNAR. Itu artinya ruang likuiditas perusahaan sudah sangat sempit. Idealnya LDR berada di kisaran 85-100%. Lebih dari 100% maka perusahaan rentan kolaps jika terjadi rush.

BACA menjadi bank mini yang memiliki LDR paling rendah yakni hanya 23,6%. Jika LDR terlalu rendah seperti ini maka potensi laba perusahaan bisa terhambat karena setiap dana nasabah yang disimpan pasti memiliki cost berupa bunga deposito atau bunga tabungan. Saya juga tidak mengerti mengapa BACA tidak lagi menyalurkan banyak pinjaman padahal simpanan dana nasabah bank ini di atas 19 Triliun sedangkan pinjaman yang disalurkan hanya 4,5 Triliun. Seolah – olah perusahaan berhenti memberikan pinjaman karena akan melakukan aksi korporasi.

Valuasi Murah

Lalu bank mini mana yang memiliki valuasi murah?

Saham Harga PBV Laba (Milyar)
BVIC 174 0.61 42.44
BACA 236 1 20.95
AGRS 172 1.53 -2.04
DNAR 290 1.62 11.26
MASB 3520 1.66 150.46
BCIC 183 1.86 -337.94
NOBU 710 2.03 45.98
BSWD 1750 2.28 8.5
BEKS 50 2.41 -145.7
BGTG 278 2.73 6.12
BABP 204 2.76 5.77
BMAS 1515 5.19 49.67
BNBA 3200 5.49 34.99
AMAR 615 7.99 0.565
AGRO 1405 12.69 -1831.83
BBSI 5175 16.3 29.86
BBYB 2290 19.5 -264.74
BINA 4150 19.6 29.24
BANK 2370 28.5 -60.73
BBHI 5650 95.39 85.73

Kalau lihat dari PBV maka bank yang masuk kategori undervalued saat ini adalah BVIC dan BACA karena keduanya memiliki PBV < 0,5.

Keduanya meskipun masih mini tapi sudah bisa mencetak laba.

Bank mini yang memiliki laba paling besar adalah MASB. Bank ini memiliki laba 150 miliar rupiah. Sedangkan bank mini yang mengalami kerugian terbesar adalah AGRO dan BCIC.

AGRO mengalami kerugian 1,8 Triliun dan BCIC rugi 337 milyar.

Jadi kalau harus memilih mau investasi di bank mini mana, mungkin saya akan pilih BACA BVIC dan MASB. Karena secara valuasi mereka masih murah dan secara profitabilitas mereka bisa mencetak laba.

Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing. .

Jika ingin membuat rekening sekuritas bisa chat via whatsapp nomor 083119181386

Untuk bisa beli saham di Nasdaq seperti Google, Apple, atau Tesla maka bisa download aplikasi Gotrade di sini.

Beli Merchandise Kaos Pintarsaham.id di tokopedia.com/pintarsaham

Gunakan kode voucher PINTARSAHAM untuk dapatkan cashback 15%

Kalau niat buka tabungan Bank Jago untuk dapat cashback bisa klik link ini https://jadi.jago.com/3IfQIH

Kalau mau buka rekening Bank Neo Commerce untuk dapat cashback bisa pakai link ini https://s.bankneo.co.id/qPJh00 atau kode referal R35000

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Sedangkan jika ingin Trading Kripto bisa daftar di sini

Kode referal Akun Binance SV06XFJZ

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments