PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) sebanyak-banyaknya 10.678.367.772 saham baru dengan rasio 1:3 dan menyertakan Waran Seri I. Aksi korporasi ini menargetkan dana segar untuk ekspansi melalui akuisisi perusahaan confectionery serta penguatan modal kerja operasional. Jadwal perdagangan HMETD direncanakan berlangsung pada 10-17 Juli 2026 dengan potensi dilusi kepemilikan maksimal hingga 76,92%.
Rincian Aksi Korporasi Rights Issue COCO
Perseroan menawarkan saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar. Jumlah saham yang diterbitkan setara dengan 75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD III. Setiap pemegang 1 saham lama yang tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) per 8 Juli 2026 berhak atas 3 HMETD.
Bersamaan dengan penerbitan saham baru, COCO juga menerbitkan maksimal 1.186.485.308 Waran Seri I. Setiap 9 saham baru yang berasal dari pelaksanaan HMETD akan mendapatkan 1 Waran Seri I secara cuma-cuma. Dana hasil pelaksanaan waran ini nantinya akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja dan biaya operasional.
Jadwal Lengkap PMHMETD III PT Wahana Interfood Nusantara Tbk
Berikut adalah jadwal sementara pelaksanaan rights issue COCO tahun 2026:
| Kegiatan | Tanggal |
| RUPSLB Persetujuan PMHMETD III | 17 April 2026 |
| Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran | 26 Juni 2026 |
| Cum HMETD di Pasar Reguler dan Negosiasi | 6 Juli 2026 |
| Ex HMETD di Pasar Reguler dan Negosiasi | 7 Juli 2026 |
| Tanggal Pencatatan (Recording Date) DPS | 8 Juli 2026 |
| Periode Perdagangan & Pelaksanaan HMETD | 10 – 17 Juli 2026 |
| Periode Distribusi Saham Hasil HMETD | 14 – 21 Juli 2026 |
| Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan | 22 Juli 2026 |
Dampak bagi Investor dan Penggunaan Dana
Pemegang saham lama yang tidak mengeksekusi haknya dalam PMHMETD III akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham secara signifikan. Dilusi kepemilikan diperkirakan sebesar 75,00% setelah HMETD dilaksanakan, dan mencapai maksimum 76,92% jika seluruh Waran Seri I juga dilaksanakan.
Rencana penggunaan dana hasil rights issue dialokasikan sekitar 98,7% untuk ekspansi dan investasi usaha melalui pengambilalihan perusahaan di bidang produksi dan distribusi confectionery serta makanan ringan. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku, riset dan pengembangan, serta biaya pemasaran. Upaya ini sejalan dengan strategi manajemen dalam menjaga stabilitas portofolio investasi. Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan laporan posisi keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp542,27 miliar. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 23,31% dibandingkan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp439,77 miliar. Kenaikan aset terutama didorong oleh penerimaan modal saham melalui PMHMETD II yang diterima pada kuartal IV 2025.
Namun, Perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar Rp230 miliar pada tahun 2025, melonjak tajam dari rugi Rp21,91 miliar di tahun sebelumnya. Peningkatan rugi ini dipicu oleh kenaikan beban pokok penjualan, beban umum, serta penyisihan penurunan nilai aset. Baca juga: PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) Bakal Rights Issue 10,6 Miliar Saham Baru
FAQ Investor Rights Issue COCO
Apa yang terjadi jika saya tidak menebus HMETD COCO? Investor akan mengalami dilusi kepemilikan saham hingga maksimal 76,92% jika tidak menebus haknya dan seluruh waran dilaksanakan oleh pihak lain.
Kapan batas akhir perdagangan hak (HMETD) ini di bursa? Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung selama 6 hari kerja, mulai tanggal 10 Juli hingga 17 Juli 2026.
Untuk apa perusahaan melakukan rights issue kali ini? Dana utama akan digunakan untuk ekspansi melalui akuisisi perusahaan makanan ringan dan sisanya untuk modal kerja operasional. Sumber Informasi: Prospektus Ringkas PMHMETD III PT Wahana Interfood Nusantara Tbk
Poin Penting bagi Investor
- Rasio Rights Issue: 1:3 (Setiap 1 saham lama berhak atas 3 saham baru).
- Pemanis (Warrant): Setiap 9 saham baru hasil HMETD melekat 1 Waran Seri I.
- Harga Nominal: Rp100 per saham (Harga pelaksanaan belum ditentukan dalam prospektus ringkas).
- Risiko Utama: Ketersediaan bahan baku kakao dan potensi tidak likuidnya saham setelah penawaran.
Profil Singkat Perusahaan
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi kakao dan cokelat dengan merek produk yang mencakup cocoa powder dan compound chocolate. Perusahaan mengoperasikan pabrik di Sumedang, Jawa Barat, dengan kapasitas terpasang mencapai 20.000 ton per tahun. Saat ini, kepemilikan pengendali dipegang oleh Mahogany Global Investment Pte. Ltd. dengan porsi 51,32%.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung? Tanya Admin


