PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 dengan total nilai pokok gabungan sebesar Rp5,62 triliun untuk pelunasan utang dan modal kerja. Penawaran umum ini terdiri dari obligasi Rp5 triliun dalam tiga seri dan sukuk Rp622,12 miliar dalam dua seri, dengan masa penawaran umum dijadwalkan pada 4–5 Mei 2026. Dana yang dihimpun akan diprioritaskan untuk pembayaran dipercepat fasilitas kredit bank sebesar US$150 juta serta pelunasan pokok obligasi dan sukuk yang jatuh tempo pada Juli dan Agustus 2026.
Rincian Penawaran Obligasi dan Sukuk MBMA 2026
Perseroan menawarkan instrumen investasi dengan tingkat bunga tetap untuk obligasi dan skema bagi hasil untuk sukuk. Seluruh instrumen ini mendapatkan peringkat idA (Single A) dan idA(sy) (Single A Syariah) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Rincian Seri Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV:
- Seri A: Nilai pokok Rp2,53 triliun, bunga tetap 7,50% per tahun, jangka waktu 367 hari kalender.
- Seri B: Nilai pokok Rp1,78 triliun, bunga tetap 9,00% per tahun, jangka waktu 3 tahun.
- Seri C: Nilai pokok Rp678,53 miliar, bunga tetap 9,25% per tahun, jangka waktu 5 tahun.
Rincian Seri Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap IV:
- Seri A: Nilai dana Rp522,12 miliar, indikasi bagi hasil ekuivalen 9,00% per tahun, jangka waktu 3 tahun.
- Seri B: Nilai dana Rp100 miliar, indikasi bagi hasil ekuivalen 9,25% per tahun, jangka waktu 5 tahun.
Jadwal Lengkap Penawaran Umum MBMA
Penerbitan ini mengikuti jadwal resmi yang telah ditetapkan untuk memastikan distribusi elektronik kepada investor tepat waktu.
| Kegiatan | Tanggal |
| Tanggal Efektif | 30 Juni 2025 |
| Masa Penawaran Umum | 4 – 5 Mei 2026 |
| Tanggal Penjatahan | 6 Mei 2026 |
| Tanggal Distribusi Elektronik (KSEI) | 8 Mei 2026 |
| Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia | 11 Mei 2026 |
Dampak bagi Investor dan Rencana Penggunaan Dana
Penerbitan obligasi dan sukuk ini tidak menyebabkan dilusi kepemilikan saham karena merupakan instrumen utang, bukan ekuitas. Fokus utama penggunaan dana adalah efisiensi beban keuangan melalui pembayaran utang lebih awal dan pembiayaan operasional yang berkelanjutan.
Perseroan mengalokasikan sekitar US$150 juta (setara Rp2,57 triliun) untuk pembayaran dipercepat Fasilitas B yang jatuh tempo 25 Juni 2026. Selain itu, dana digunakan untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Seri A sebesar Rp1,15 triliun dan Tahap II Seri A sebesar Rp984,1 miliar yang jatuh tempo pada kuartal ketiga 2026. Sisa dana dialokasikan untuk modal kerja, termasuk biaya karyawan, jasa profesional, dan biaya operasional lainnya.
Baca juga: Strategi manajemen risiko saham untuk menjaga keberlangsungan modal investasi
Kondisi Keuangan PT Merdeka Battery Materials Tbk
Berdasarkan laporan keuangan audit 2025, MBMA mencatatkan pertumbuhan laba tahun berjalan sebesar 26,4% menjadi US$100,5 juta meskipun pendapatan usaha turun 22,2% menjadi US$1.434,5 juta. Penurunan pendapatan tersebut dipicu oleh strategi perusahaan yang lebih fokus pada produksi Nickel Pig Iron (NPI) dengan margin lebih tinggi dibandingkan nikel matte.
Total aset perusahaan mencapai US$3,73 miliar per 31 Desember 2025. Rasio utang neto terhadap EBITDA konsolidasian berada di angka 3,3x, masih di bawah batas maksimal yang dipersyaratkan yaitu 5,0x.
Baca juga: Kinerja saham MBMA di tengah fluktuasi pasar bijih nikel
FAQ: Pertanyaan Investor Terkait Penawaran MBMA 2026
1. Apakah obligasi dan sukuk ini dijamin dengan aset tertentu? Tidak ada jaminan khusus (collateral), namun instrumen ini dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan yang sudah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai Pasal 1131 dan 1132 KUH Perdata.
2. Kapan bunga obligasi dan bagi hasil sukuk dibayarkan? Bunga dan bagi hasil dibayarkan setiap triwulan, dengan pembayaran pertama pada 8 Agustus 2026.
3. Apa risiko utama bagi pemegang obligasi ini? Risiko utama adalah posisi MBMA sebagai perusahaan holding yang bergantung pada pembayaran dividen dari anak perusahaan, serta risiko likuiditas instrumen di pasar sekunder.
Sumber Informasi: Informasi Tambahan Ringkas PUB Obligasi dan Sukuk MBMA 2026
Poin Penting bagi Investor
- Peringkat Kredit Tinggi: Peringkat idA dari Pefindo menunjukkan kemampuan kuat perseroan untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.
- Tujuan Dana Jelas: Sebagian besar dana digunakan untuk refinancing utang lama dan pembayaran dipercepat fasilitas kredit bank guna mengoptimalkan arus kas.
- Kinerja Operasional: Perusahaan memiliki cadangan bijih nikel sebesar 0,96 miliar ton di Tambang SCM, mendukung integrasi vertikal dari tambang hingga pabrik HPAL.
- Rasio Keuangan Sehat: Perusahaan tetap mematuhi batasan rasio utang yang dipersyaratkan oleh kreditur.
Profil Singkat Perusahaan
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) adalah perusahaan induk yang bergerak di bidang pertambangan nikel dan mineral lainnya yang terintegrasi secara vertikal. Perseroan mengelola berbagai aset strategis termasuk Tambang SCM di Sulawesi Tenggara serta fasilitas pengolahan RKEF di kawasan IMIP dan IKIP untuk mendukung ekosistem baterai kendaraan listrik global.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung?
Tanya Admin


