PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) resmi akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp7,61106 per saham dengan total maksimal Rp580,07 miliar. Pembayaran dividen ini setara dengan rasio pembayaran (dividend payout ratio) sebesar 35% dari laba bersih perseroan tahun 2025.
Rincian Aksi Korporasi Dividen BNII
Keputusan pembagian laba ini telah disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 17 April 2026. Perseroan mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp580.078.199.763 untuk dibagikan kepada para pemegang saham yang berhak.
Pajak dividen akan dikenakan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia dan menjadi tanggungan pemegang saham. Bagi Wajib Pajak Luar Negeri, pemotongan pajak sebesar 20% berlaku kecuali jika mampu memenuhi persyaratan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B).
Jadwal Lengkap Pembayaran Dividen BNII 2026
Berikut adalah jadwal resmi pembagian dividen tunai PT Bank Maybank Indonesia Tbk berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan:
| No | Kegiatan | Tanggal |
| 1 | Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) | 17 April 2026 |
| 2 | Pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) | 20 April 2026 |
| 3 | Cum Dividend Pasar Reguler dan Negosiasi | 27 April 2026 |
| 4 | Ex Dividend Pasar Reguler dan Negosiasi | 28 April 2026 |
| 5 | Cum Dividend Pasar Tunai | 29 April 2026 |
| 6 | Ex Dividend Pasar Tunai | 30 April 2026 |
| 7 | Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date) | 29 April 2026 |
| 8 | Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 13 Mei 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Terkait Rencana Aksi Korporasi BNII
Dampak bagi Investor
Pembagian dividen ini memberikan kepastian arus kas (cash flow) bagi pemegang saham BNII tanpa menyebabkan perubahan struktur modal perusahaan. Investor perlu memperhatikan fenomena dividend trap yang sering terjadi saat harga saham terkoreksi pada tanggal ex-dividend.
Kepemilikan saham pada penutupan pasar tanggal 27 April 2026 menjadi syarat utama untuk mendapatkan hak dividen di pasar reguler. Penurunan saldo kas perusahaan akibat distribusi laba merupakan konsekuensi wajar dari kebijakan imbal hasil kepada pemodal.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Tata Cara Pembayaran Dividen Tunai
Bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam penitipan kolektif KSEI, dividen akan didistribusikan langsung ke Rekening Perusahaan Efek atau Bank Kustodian. Pemegang saham tidak perlu melakukan tindakan tambahan karena sistem akan memproses distribusi secara otomatis pada 13 Mei 2026.
Sementara itu, bagi pemegang saham yang masih menggunakan warkat (saham fisik), pembayaran dilakukan melalui transfer bank. Pemilik saham warkat wajib melaporkan nomor rekening kepada Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita paling lambat 29 April 2026.
Baca juga: Maybank Indonesia (BNII) Tebar Dividen Rp7,61 Per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya
FAQ Dividen BNII 2026
Kapan batas akhir pembelian saham BNII agar berhak menerima dividen? Batas akhir pembelian saham dengan hak dividen (Cum Dividend) di pasar reguler adalah pada tanggal 27 April 2026.
Berapa jumlah pajak yang dipotong dari dividen BNII? Besaran pajak mengikuti ketentuan pajak penghasilan yang berlaku, di mana untuk Wajib Pajak Luar Negeri umumnya dikenakan 20% kecuali terdapat ketentuan P3B.
Kapan uang dividen BNII akan masuk ke rekening investor? Dividen tunai akan dibayarkan secara serentak pada tanggal 13 Mei 2026.
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp7,61106 per lembar saham.
- Total Distribusi: Maksimal Rp580,07 miliar.
- Recording Date: 29 April 2026 pukul 16.00 WIB.
- Tanggal Pembayaran: 13 Mei 2026.
Profil Singkat Perusahaan
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) merupakan salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia yang merupakan bagian dari grup Malayan Banking Berhad (Maybank). Perusahaan menyediakan berbagai layanan keuangan termasuk perbankan ritel, korporasi, serta perbankan syariah.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, serta tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Informasi tentang saham tersedia di banyak tempat, tetapi tanpa kerangka berpikir yang jelas, proses pengambilan keputusan tetap tidak mudah. PintarSaham membantu menyusun cara berpikir investor yang lebih sistematis dan berbasis data.
Gabung Sekarang
Masih Bingung?
Tanya Admin


