PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) mengumumkan rencana untuk mengalihkan saham treasuri, atau saham hasil pembelian kembali (buyback), kepada manajemen dan karyawannya. Program ini bertujuan untuk memberikan insentif dan motivasi kepada karyawan yang memiliki kinerja baik dan peranan penting di perusahaan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 29 September 2025, berikut adalah poin-poin penting yang perlu diketahui investor:
Detail Rencana Pengalihan Saham
- Tujuan: Pelaksanaan Program Kepemilikan Saham oleh Manajemen dan Karyawan (M/ESOP).
- Jumlah Saham: Jumlah maksimal saham yang akan dialihkan adalah sebanyak 3.206.067 lembar saham. Saham ini merupakan bagian dari total 3.652.400 saham yang telah dibeli kembali oleh perusahaan pada periode Oktober hingga Desember 2021.
- Periode Pelaksanaan: Pengalihan saham ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari 9 November 2025 hingga 9 Oktober 2026.
Jadwal Penting Pelaksanaan
Pelaksanaan rencana ini akan bergantung pada persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Berikut adalah jadwal pentingnya:
- Pelaksanaan RUPST: 5 November 2025
- Pengumuman Hasil RUPST: 7 November 2025
- Periode Pengalihan Saham (Refloat): 9 November 2025 – 9 Oktober 2026
Siapa yang Berhak Menerima?
Program ini ditujukan bagi karyawan yang memenuhi kriteria tertentu, antara lain:
- Telah berpartisipasi dalam program saham bonus perusahaan pada tahun 2021.
- Memenuhi kondisi vesting, yaitu mulai bekerja antara 1 Juli 2020 hingga 30 Juni 2021 dan tetap menjadi pekerja aktif selama 5 tahun sejak tanggal pemberian saham.
- Anggota Dewan Komisaris dan karyawan yang sedang dikenai sanksi tidak termasuk dalam program ini.
Dampak Terhadap Keuangan Perusahaan
Pengalihan saham ini akan memengaruhi beberapa komponen ekuitas perusahaan. Berdasarkan data proforma, total ekuitas perusahaan tidak akan berubah, tetap di angka Rp 281.467 juta. Namun, akan terjadi penyesuaian pada pos “Saham Treasuri” yang akan berkurang dan “Tambahan Modal Disetor”. Hal ini menunjukkan bahwa aksi korporasi ini merupakan reklasifikasi di dalam ekuitas dan tidak mengubah nilai total ekuitas perusahaan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


