Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightMPPA Berencana Gelar PMHMETD VIII, Terbitkan 24 Miliar Saham Baru untuk Ekspansi...

MPPA Berencana Gelar PMHMETD VIII, Terbitkan 24 Miliar Saham Baru untuk Ekspansi Aset

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) resmi mengumumkan rencana penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu VIII atau PMHMETD VIII MPPA. Aksi korporasi ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendanai akuisisi sejumlah aset properti strategis di berbagai wilayah Indonesia.

Perseroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 30 Maret 2026, untuk mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham terkait rencana ini. Seluruh informasi yang disampaikan dalam keterbukaan ini masih merupakan usulan yang bergantung pada keputusan rapat tersebut serta pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rincian dan Mekanisme PMHMETD VIII MPPA

Dalam rencana PMHMETD VIII MPPA, perseroan bermaksud menerbitkan sebanyak-banyaknya 24.000.000.000 (dua puluh empat miliar) saham baru. Setiap saham baru tersebut memiliki nilai nominal Rp50 per saham dan akan diterbitkan dari portepel perseroan.

Saham baru ini akan memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham perseroan lainnya, termasuk hak atas dividen. PT Multipolar Tbk (MLPL), selaku pemegang saham utama, telah menyatakan komitmen untuk melaksanakan seluruh haknya dalam aksi korporasi ini.

Selain melaksanakan haknya, MLPL juga akan bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) untuk mengambil bagian atas sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham lain. Komitmen MLPL sebagai pembeli siaga tersebut mencakup sebanyak-banyaknya 7.566.400.000 saham secara tunai.

Apabila masih terdapat sisa saham setelah alokasi pemesanan tambahan dan penyetoran oleh pembeli siaga, maka saham tersebut tidak akan diterbitkan dari portepel. Kepastian mengenai harga pelaksanaan dan jumlah final saham akan diungkapkan lebih lanjut dalam prospektus mendatang.

Rencana Penggunaan Dana untuk Akuisisi Aset Properti

Dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD VIII MPPA, setelah dikurangi biaya emisi, akan diprioritaskan untuk pembelian tanah dan bangunan dari pihak afiliasi. Transaksi ini mencakup enam lokasi strategis yang selama ini dikelola oleh berbagai perusahaan di bawah jaringan grup perseroan.

Pertama, perseroan berencana membeli bangunan seluas 16.138 m² di Mall City of Tomorrow, Surabaya, dari PT Citra Cito Perkasa senilai Rp351,5 miliar. Kedua, terdapat rencana pembelian tanah seluas 6.704 m² dan bangunan seluas 15.848 m² di Gresik dari PT Panca Megah Utama senilai Rp134,5 miliar.

Ketiga, MPPA menargetkan aset di Jalan Sholeh Iskandar, Bogor, milik PT Surya Asri Lestari dengan nilai transaksi mencapai Rp122 miliar. Keempat, perseroan akan mengakuisisi tanah dan bangunan di Jalan Malioboro, Yogyakarta, dari PT Nusa Malioboro Indah senilai Rp68 miliar.

Kelima, dana akan dialokasikan untuk pembelian tanah seluas 38.169 m² di kawasan industri Balaraja, Tangerang, dari PT Balaraja Sentosa senilai Rp54,5 miliar. Terakhir, perseroan membeli aset di Jalan Kapten Muslihat, Bogor, dari PT Surya Asri Lestari senilai Rp49,5 miliar.

Sisa dana dari hasil rights issue ini akan digunakan sebagai modal kerja perseroan atau penyertaan modal kepada anak perusahaan. Manajemen menegaskan bahwa seluruh rencana transaksi ini telah melalui penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) independen untuk memastikan kewajaran nilai transaksinya.

Poin Penting bagi Investor

  • Potensi Dilusi: Pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya berisiko terkena dilusi kepemilikan hingga maksimum 64,92%.
  • Struktur Permodalan: Aksi korporasi ini diproyeksikan meningkatkan aset dan ekuitas perseroan secara signifikan agar kondisi keuangan menjadi lebih sehat.
  • Transaksi Afiliasi: Mayoritas penggunaan dana digunakan untuk membeli aset dari pihak afiliasi, namun dinyatakan bukan sebagai transaksi benturan kepentingan.
  • Komitmen Pemegang Saham Utama: PT Multipolar Tbk menjamin keberhasilan penyerapan saham baru sebagai pembeli siaga.
  • Jadwal RUPSLB: Rapat penentuan akan dilaksanakan pada 30 Maret 2026 sebagai syarat utama dimulainya proses PMHMETD VIII.

Profil Singkat Perusahaan

PT Matahari Putra Prima Tbk merupakan emiten ritel yang bergerak di bidang perdagangan berbagai macam barang, terutama makanan, minuman, dan tembakau. Perseroan mengelola berbagai format gerai seperti minimarket, supermarket, dan hypermarket. Selain produk konsumsi, MPPA juga menjual barang non-makanan termasuk pakaian, perabot rumah tangga, kosmetik, hingga alat kesehatan.

Sumber Informasi: Laporan Keterbukaan Informasi MPPA

Baca juga:


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments