- Pendapatan MIRA terus menurun sejak pandemi karena bisnis utama transportasi semen bag belum pulih dan jumlah armada operasional berkurang.
- RUPS menyetujui tidak ada pembagian dividen karena masih mencatat kerugian dan memberi kuasa penunjukan auditor serta penetapan remunerasi.
- Perseroan belum bisa memastikan proyeksi laba akibat ketidakpastian ekonomi dan permintaan pasar yang belum stabil.
- Strategi ke depan mencakup perbaikan proses bisnis internal, peningkatan mutu layanan, dan efisiensi biaya di seluruh lini.
- MIRA juga berupaya membuka jalur transportasi baru yang lebih efisien dan meningkatkan utilisasi armada yang tersedia.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


