Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Yanaprima Hastapersada Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 265.829.652.276, mengalami penurunan 10,43% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 296.772.506.421.
- Aset Lancar: Aset lancar menurun 13,49% menjadi Rp 159.987.898.084, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada penurunan piutang usaha pihak ketiga.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 105.841.754.192, turun 5,36%, didorong oleh penurunan nilai buku aset tetap bersih.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 142.377.030.227, turun 17,52% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 87.986.940.919, menurun 25,73%, terutama disebabkan oleh penurunan utang bank jangka pendek.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 54.390.089.308, dengan kenaikan 0,44%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 123.452.622.049, turun 0,56% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh rugi periode berjalan yang mengurangi saldo laba.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 262.997.986.552, naik 3,61% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 253.827.489.385. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan signifikan pada penjualan ekspor.
Rugi Bersih
Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 747.551.067, membaik 38,69% YoY dari rugi bersih periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1.219.283.475. Perbaikan ini disebabkan oleh penurunan beban usaha dan peningkatan pemulihan piutang tak tertagih.
Earnings per Share (EPS)
EPS tercatat sebesar Rp (1,12), mencerminkan perbaikan 38,80% YoY dari Rp (1,83), sejalan dengan penurunan rugi bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 1,82x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 1,12x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 7,14%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: -0,28%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang masih negatif (rugi) setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): -0,37% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): -0,81% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham yang masih negatif.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 1,15x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 515 per 27 Oktober 2025, PER tercatat negatif (tidak dapat diaplikasikan) karena perusahaan masih mencatatkan rugi (EPS negatif).
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 184,81, PBV perusahaan berada di level 2,79x, mencerminkan valuasi premium di atas nilai bukunya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Yanaprima Hastapersada Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan kinerja yang beragam, meskipun terdapat tantangan eksternal seperti fluktuasi harga bahan baku biji plastik Polypropylene (PP).
Pertumbuhan pendapatan dan perbaikan pada rugi bersih menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan tekanan pada profitabilitas dan margin yang masih negatif yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


