Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) mencatatkan kinerja keuangan yang memberikan gambaran posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan. Analisis ini mengulas perkembangan posisi keuangan (neraca), profitabilitas, rasio kunci, hingga valuasi pasar saham.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 538,13 Miliar, mengalami kenaikan 4,32% dibandingkan posisi 31 Desember 2024 (Rp 515,84 Miliar). Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan nilai properti investasi.
- Properti Investasi: Posisi properti investasi bersih (aset inti perusahaan) mencapai Rp 486,17 Miliar, sedikit meningkat dari akhir tahun 2024 (Rp 485,23 Miliar).
- Kas dan Bank: Tercatat peningkatan signifikan pada kas menjadi Rp 32,99 Miliar dari Rp 8,11 Miliar pada akhir 2024.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Mencapai Rp 146,92 Miliar, naik 7,81% dibandingkan akhir tahun 2024 (Rp 136,28 Miliar). Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan ‘Pendapatan diterima dimuka’ baik jangka pendek maupun jangka panjang.
- Utang Bank: Total utang bank (jangka pendek dan panjang) justru tercatat menurun menjadi Rp 91,25 Miliar dari Rp 96,25 Miliar pada akhir 2024.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Tercatat Rp 391,21 Miliar, naik 3,07% dari 31 Desember 2024 (Rp 379,56 Miliar). Perubahan ini didorong oleh akumulasi laba bersih periode berjalan sebesar Rp 11,65 Miliar.
Laporan Laba Rugi (Periode 9 Bulan)
Pendapatan Usaha Selama sembilan bulan pertama 2025, total pendapatan (terutama dari sewa gudang) mencapai Rp 29,25 Miliar, naik 4,55% YoY dibandingkan Rp 27,98 Miliar pada periode sama tahun lalu.
Laba Bruto Laba bruto mencapai Rp 24,63 Miliar, mencatatkan kenaikan signifikan 17,24% YoY dari Rp 21,01 Miliar. Pertumbuhan laba bruto ini melampaui pertumbuhan pendapatan, didorong oleh efisiensi beban pokok pendapatan yang turun 33,67% YoY (dari Rp 6,97 Miliar menjadi Rp 4,62 Miliar).
Beban Operasional dan Keuangan Total beban umum dan administrasi tercatat Rp 7,48 Miliar, naik 8,28% YoY. Sementara beban keuangan juga mengalami kenaikan menjadi Rp 5,45 Miliar dari Rp 4,75 Miliar.
Laba Bersih Laba bersih periode berjalan (9M 2025) mencapai Rp 11,65 Miliar, tumbuh 21,00% YoY dari Rp 9,63 Miliar pada 9M 2024.
Earnings per Share (EPS) EPS dasar tercatat Rp 3,81, naik 20,95% YoY dari Rp 3,15.
Rasio Keuangan Utama
Profitabilitas
- Gross Profit Margin (GPM): 84,19% (vs 75,08% pada 9M 2024).
- Net Profit Margin (NPM): 39,84% (vs 34,43% pada 9M 2024).
- Return on Assets (ROA) (Annualized): 2,95% (Dihitung berdasarkan data).
- Return on Equity (ROE) (Annualized): 4,03% (Dihitung berdasarkan data).
Kualitas Aset (Metrik NPL tidak relevan untuk emiten properti). Aset utama perusahaan adalah Properti Investasi senilai Rp 486,17 Miliar.
Likuiditas
- Current Ratio: 0,64x (Aset Lancar Rp 44,54 Miliar dibagi Liabilitas Jangka Pendek Rp 69,35 Miliar). Rasio ini menunjukkan posisi likuiditas jangka pendek yang ketat.
Leverage
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,38x (Total Liabilitas Rp 146,92 Miliar dibagi Total Ekuitas Rp 391,21 Miliar).
- Gearing Ratio (Rasio Pengungkit): Laporan keuangan mencatat Gearing Ratio (Liabilitas Neto / Ekuitas) sebesar 0,29x per 30 September 2025, menunjukkan tingkat leverage yang sehat.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 152 per 28 Oktober 2025, PER (annualized dari EPS 9M 2025 Rp 3,81) tercatat 29,92x.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham (BVPS) Rp 128,03 (Ekuitas Rp 391,21 Miliar / 3,056 Miliar saham), PBV berada di level 1,19x.
Kesimpulan
Kinerja keuangan VAST selama kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan laba bersih yang solid (naik 21,00% YoY), yang utamanya didorong oleh peningkatan efisiensi biaya operasional (penurunan Beban Pokok Pendapatan). Pertumbuhan aset tetap stabil, didukung oleh properti investasi sebagai intinya.
Rasio profitabilitas seperti GPM dan NPM menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi leverage perusahaan (DER 0,38x atau Gearing Ratio 0,29x) masih sangat terjaga. Namun, investor perlu memperhatikan posisi likuiditas jangka pendek yang terlihat ketat (Current Ratio 0,64x).
Dari sisi valuasi, saham VAST saat ini diperdagangkan pada PBV 1,19x dan PER (Annualized) 29,92x. Investor perlu mempertimbangkan prospek permintaan sewa gudang dan kemampuan perusahaan dalam mengelola beban keuangan di tengah potensi pertumbuhan bisnis ke depan.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


