Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini. Analisis ini menggunakan kurs Rp16.233 per Dolar AS sesuai laporan keuangan 30 Juni 20251.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp19.346,21 triliun, mengalami perubahan sebesar -10,84% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp21.699,56 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami penurunan sebesar 25,57% menjadi Rp6.953,53 triliun.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tumbuh 0,29% menjadi Rp12.392,68 triliun, didorong oleh peningkatan uang muka pembelian aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp7.912,50 triliun, turun sebesar 22,46% dari tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pelunasan Senior Notes 2026.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar 18,58%, menjadi Rp1.037,74 triliun.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp6.874,77 triliun, mengalami penurunan sebesar 26,31%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp11.433,70 triliun, yang mencatatkan penurunan sebesar 0,53% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp4.404,12 triliun, yang mengalami kenaikan sebesar 0,90% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan penjualan kepada pelanggan industri.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp643,58 miliar, yang mengalami kenaikan sebesar 18,49% dari tahun sebelumnya didorong oleh efisiensi beban pendanaan setelah pelunasan obligasi.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp40,58, menunjukkan kenaikan sebesar 19,05% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 6,70 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat sehat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 5,78 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga menunjukkan posisi likuiditas yang kuat.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 49,47%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 14,61%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 6,65% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 11,26% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,69 kali. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang terjaga.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 8 Agustus 2025, yaitu Rp705, PER perusahaan tercatat sebesar 8,69x (disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 0,98x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp705 dan nilai buku per saham sebesar Rp722,37. Rasio ini mengindikasikan bahwa harga pasar saat ini berada di bawah nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. POWR menunjukkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sebesar 18,49% dan efisiensi yang membaik, meskipun pendapatan hanya naik tipis 0,90%. Penurunan total aset dan liabilitas mencerminkan adanya restrukturisasi neraca, terutama dari pelunasan obligasi. Dari sisi valuasi, dengan PER 8,69x dan PBV 0,98x, saham POWR tampak menarik dan berpotensi

undervalued. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk prospek industri dan kondisi makroekonomi, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments