Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Bukalapak.com Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 26,14 triliun, mengalami kenaikan 5,40% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 24,80 triliun.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh signifikan 28,42% menjadi Rp 22,91 triliun, terutama dipengaruhi oleh peningkatan besar pada Kas dan setara kas (naik Rp 5,88 triliun atau 52,4%).
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 3,23 triliun, turun drastis 53,59%, didorong oleh penurunan signifikan pada Investasi jangka panjang (turun dari Rp 5,61 triliun menjadi Rp 1,83 triliun).

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 852,24 miliar, turun 22,12% dibandingkan akhir tahun lalu (Rp 1,09 triliun).
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 708,35 miliar, menurun 30,97%, terutama disebabkan oleh penurunan Beban akrual.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 143,89 miliar, dengan kenaikan signifikan 111,51%, mencerminkan peningkatan Liabilitas sewa jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 25,29 triliun, naik 6,71% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh laba periode berjalan yang mengkompensasi pembelian saham treasuri.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan neto perusahaan mencapai Rp 4,73 triliun, naik 39,12% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,40 triliun. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh lonjakan pendapatan segmen Gaming (naik dari Rp 1,22 T menjadi Rp 3,85 T).

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 2,91 triliun, berbalik signifikan dari rugi bersih Rp 597,35 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perubahan drastis ini terutama disebabkan oleh Laba (rugi) nilai investasi – neto yang tercatat sebesar Rp 2,32 triliun pada 9M 2025, dibandingkan rugi Rp 596,48 miliar pada 9M 2024.

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 30,77, berbalik dari rugi per saham Rp 5,79 pada periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 32,35x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat tinggi dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 32,11x, mengindikasikan likuiditas yang sangat kuat bahkan setelah mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 7,96%, menunjukkan efisiensi perusahaan yang relatif rendah dalam menghasilkan laba kotor langsung dari penjualan sebelum beban operasional lainnya.
  • Margin Laba Bersih: 61,52%, mencerminkan tingkat profitabilitas yang sangat tinggi setelah dikurangi seluruh beban, namun perlu dicatat bahwa angka ini sangat dipengaruhi oleh laba nilai investasi non-operasional.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 15,22%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih (termasuk laba investasi).
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 15,84%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham (termasuk laba investasi).

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,03x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sangat sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang sangat rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER) (Annualized): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 169 per 28 Oktober 2025, PER tercatat 4,12x. Valuasi ini terlihat sangat rendah, namun sangat dipengaruhi oleh laba investasi yang signifikan dalam perhitungan EPS.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 267,44, PBV perusahaan berada di level 0,63x, mencerminkan valuasi di bawah nilai bukunya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Bukalapak.com Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan perputaran signifikan menjadi laba bersih, terutama didorong oleh keuntungan nilai investasi. Pendapatan neto juga menunjukkan pertumbuhan YoY yang kuat, khususnya dari segmen Gaming. Posisi neraca menguat signifikan dengan peningkatan kas hasil dari pelepasan investasi jangka panjang, meskipun aset tidak lancar menurun drastis. Tingkat utang tetap sangat rendah, memberikan fleksibilitas finansial yang tinggi.

Perusahaan juga aktif melakukan program pembelian kembali saham (buyback) selama tahun 2025 . Valuasi pasar (PER dan PBV) terlihat rendah, namun PER terdistorsi oleh keuntungan investasi non-operasional yang besar. Investor perlu mencermati keberlanjutan sumber laba dan strategi perusahaan ke depan, terutama dalam mengoptimalkan posisi kas yang besar dan meningkatkan profitabilitas operasional inti (mengingat margin laba kotor yang relatif tipis).

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments