Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Baramulti Suksessarana Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Catatan: Laporan keuangan disajikan dalam Dolar AS (USD). Angka Rupiah (Rp) dalam analisis ini dikonversi menggunakan kurs 30 September 2025 sebesar Rp 16.666,67 per USD (berdasarkan data laporan keuangan Rp 1.000 = USD 0,060). Perbandingan persentase (YoY) dihitung berdasarkan angka USD untuk mencerminkan kinerja operasional yang akurat.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 6,64 triliun (USD 398,34 juta), mengalami kenaikan 7,44% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 6,18 triliun (USD 383,12 juta).
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 20,79% menjadi Rp 3,70 triliun (USD 222,27 juta), terutama dipengaruhi oleh kenaikan Persediaan dan Kas yang Dibatasi Penggunaannya.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 2,93 triliun (USD 176,07 juta), turun 8,76% dibandingkan akhir 2024.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 1,55 triliun (USD 92,72 juta), turun 22,11% dibandingkan akhir tahun lalu (USD 119,05 juta).
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 1,35 triliun (USD 81,00 juta), menurun 25,28%, terutama disebabkan oleh penurunan Utang Dividen.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 195,4 miliar (USD 11,73 juta), dengan kenaikan 10,20%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 5,09 triliun (USD 305,62 juta), naik 15,73% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan (Saldo Laba Belum Ditentukan Penggunaannya).

Laporan Laba Rugi Pendapatan

  • Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 8,58 triliun (USD 515,00 juta), turun 28,31% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 718,32 juta.

Laba Bersih

  • Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 1,03 triliun (USD 61,58 juta), turun 44,65% YoY dari periode yang sama tahun lalu (USD 111,24 juta).

Earnings per Share (EPS)

  • EPS tercatat sebesar Rp 391,67 (USD 0,0235), mencerminkan penurunan 44,71% YoY (dari USD 0,0425), sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan Likuiditas

  • Current Ratio: 2,74x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 2,00x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 29,50%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 11,96%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 21,01% (dianualkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 28,82% (dianualkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,30x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 4.010 per 29 Oktober 2025, PER tercatat 7,68x (dianualkan), mengindikasikan valuasi yang relatif moderat.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 1.948,25, PBV perusahaan berada di level 2,06x.

Kesimpulan Kinerja keuangan BSSR selama kuartal III 2025 menunjukkan adanya kontraksi profitabilitas yang signifikan, yang tercermin dari penurunan tajam pada pendapatan dan laba bersih secara tahunan. Hal ini sejalan dengan tantangan di sektor komoditas.

Meskipun demikian, perusahaan menunjukkan perbaikan signifikan pada struktur neraca. Total liabilitas berhasil diturunkan secara substansial, terutama pada liabilitas jangka pendek, yang berdampak pada rasio solvabilitas (DER) yang sangat sehat di level 0,30x. Posisi likuiditas (Current Ratio) juga tetap kuat di 2,74x.

Dari sisi valuasi, PER 7,68x dan PBV 2,06x mencerminkan kondisi pasar saat ini. Investor perlu memperhatikan faktor pemulihan harga jual rata-rata batubara dan strategi perusahaan dalam mengelola volume penjualan di kuartal-kuartal mendatang.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments