Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

  • Aset
    • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 2.815.285.677 ribu, mengalami kenaikan 2,30% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 2.751.906.616 ribu.
    • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 3,68% menjadi Rp 2.487.537.242 ribu, terutama dipengaruhi oleh kenaikan signifikan pada Kas dan Setara Kas.
    • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 327.748.435 ribu, turun 7,07%, didorong oleh penurunan Aset Pajak Tangguhan dan Aset Tetap.
  • Liabilitas
    • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 1.151.773.385 ribu, turun 3,44% dibandingkan akhir tahun lalu.
    • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 1.133.659.483 ribu, menurun 3,50%, terutama disebabkan oleh penurunan Utang Klaim.
    • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 18.113.901 ribu, tidak mengalami perubahan dibandingkan akhir tahun 2024, yang utamanya terdiri dari Liabilitas Imbalan Pasca Kerja.
  • Ekuitas
    • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1.663.512.292 ribu, naik 6,70% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan Saldo Laba Belum Ditentukan Penggunaannya.

Laporan Laba Rugi

  • Pendapatan
    • Selama sembilan bulan pertama 2025, Jumlah Pendapatan perusahaan mencapai Rp 798.062.651 ribu, naik 17,48% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 679.293.210 ribu. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan Pendapatan Premi Neto.
  • Laba Bersih
    • Laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 62.932.296 ribu, naik signifikan 67,23% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 37.632.921 ribu. Perubahan ini disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan premi neto dan penurunan klaim reasuransi serta perubahan estimasi liabilitas klaim yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
  • Earnings per Share (EPS)
    • EPS tercatat sebesar Rp 101, mencerminkan kenaikan 65,57% YoY dari Rp 61, sejalan dengan kenaikan laba bersih.

Rasio Keuangan

  • Likuiditas
    • Current Ratio: 2,19x, menunjukkan kemampuan perusahaan yang baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
    • Quick Ratio: 2,12x, mengindikasikan likuiditas yang kuat bahkan tanpa memperhitungkan aset yang kurang likuid.
  • Profitabilitas
    • Margin Laba Bersih: 7,89%, mencerminkan peningkatan tingkat profitabilitas dibandingkan periode sebelumnya.
  • Efisiensi & Pengembalian
    • Return on Assets (ROA) (Annualized): 3,01%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
    • Return on Equity (ROE) (Annualized): 5,21%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
  • Solvabilitas
    • Debt to Equity Ratio (DER): 0,69x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sehat dengan tingkat ketergantungan pada utang yang moderat.
    • Rasio Pencapaian Solvabilitas (RBC): 712% per 30 September 2025, jauh di atas batas minimum yang disyaratkan regulator (120%), menunjukkan tingkat kesehatan keuangan yang sangat kuat.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 2.560 per 28 Oktober 2025, PER (annualized) tercatat 19,01x, mengindikasikan valuasi yang relatif wajar hingga sedikit premium dibandingkan rata-rata historis atau sektor sejenis, tergantung pada benchmark yang digunakan.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 2.680 per 30 September 2025, PBV perusahaan berada di level 0,96x, mencerminkan valuasi di bawah nilai bukunya, yang bisa menarik bagi investor value.

Kesimpulan

Kinerja keuangan ABDA selama kuartal III 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan laba bersih didukung oleh pertumbuhan premi neto dan pengelolaan beban klaim yang lebih baik. Rasio solvabilitas (RBC) yang sangat tinggi menunjukkan fundamental keuangan yang kuat. Dari sisi valuasi, PBV di bawah 1x bisa dianggap menarik, sementara PER berada di level yang wajar. Investor perlu memperhatikan keberlanjutan pertumbuhan premi dan efisiensi pengelolaan klaim di tengah kondisi pasar asuransi yang kompetitif.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments