Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Andira Agro Tbk (ANDI) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Andira Agro Tbk (ANDI) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Andira Agro, Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 305.284.896.154, mengalami penurunan 12,81% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 350.160.565.915.
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 50,56% menjadi Rp 19.031.160.178, terutama dipengaruhi oleh penurunan signifikan pada kas dan setara kas serta persediaan.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 286.253.735.976, turun 8,15%, didorong oleh penyusutan tanaman menghasilkan dan aset tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 173.819.576.585, turun 8,70% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 33.520.448.538, menurun 33,08%, terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan ditangguhkan dan utang bank jangka pendek.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 140.299.128.047, dengan kenaikan 0,01%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang yang relatif stabil.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 131.465.319.569, turun 17,72% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh rugi tahun berjalan yang mengurangi saldo laba.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 195.631.158.529, naik 87,59% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 104.287.436.504. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan penjualan minyak mentah kelapa sawit dan inti sawit.

Laba Bersih Rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp (28.313.352.903), membaik 29,82% YoY dari periode yang sama tahun lalu (rugi Rp 40.338.870.510). Perubahan ini disebabkan oleh perbaikan signifikan pada laba bruto (dari rugi bruto di 2024 menjadi laba bruto di 2025), meskipun beban usaha juga mengalami kenaikan.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp (3,03), mencerminkan perbaikan 82,49% YoY (dari Rp -17,30), sejalan dengan perubahan laba bersih dan jumlah saham beredar.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 0,57x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 0,33x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 2,37%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: -14,47%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): -9,27%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): -21,54%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 1,32x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 23 per 29 Oktober 2025, PER tercatat -7,59x, yang tidak dapat dijadikan acuan valuasi karena perusahaan masih mencatatkan rugi (EPS negatif).
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 14,06, PBV perusahaan berada di level 1,64x, mencerminkan harga sahamnya diperdagangkan 1,64 kali di atas nilai buku ekuitasnya.

Kesimpulan

Kinerja keuangan PT Andira Agro, Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan perbaikan kinerja operasional yang signifikan, ditandai oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat dan pemulihan laba bruto dari posisi rugi menjadi laba. Perusahaan juga berhasil menekan rugi bersih dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, investor perlu memperhatikan posisi likuiditas yang sangat ketat (Current Ratio 0,57x), arus kas dari aktivitas operasi yang masih negatif sebesar Rp 32,5 miliar, dan tingkat leverage yang tinggi (DER 1,32x). Valuasi PBV 1,64x menunjukkan pasar masih memberi harga premium di atas nilai bukunya, meskipun perusahaan masih dalam proses turnaround untuk mencapai profitabilitas.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments