- Pendapatan HADE turun di 2024 karena kuota distribusi hanya sebesar 9.545 ton, lebih rendah dibandingkan 2023 yang mencapai 9.685 ton.
- Perseroan tidak membagikan dividen tahun ini karena kondisi keuangan belum memungkinkan.
- Tidak ada pengurangan pegawai meskipun pendapatan dan laba mengalami penurunan.
- Total aset hingga Maret 2025 tercatat Rp13,17 miliar dengan rugi bersih sebesar Rp578 juta.
- Anak usaha, PT Optima Daya Kapital, tetap melanjutkan kerjasama strategis jangka panjang dengan PT Pertamina Patra Niaga hingga 2033.
Mau belajar cara pilih saham yang sehat & potensial secara teknikal dan fundamental? Mulai dari sini!


