Delta Dunia Group Catatkan Laba Bersih Sebesar USD 36 Juta Sepanjang Tahun 2023; meningkat 26% dari tahun sebelumnya
- Laba bersih Delta Dunia Group mencapai USD 36 juta sepanjang tahun 2023, naik 26% dari tahun sebelumnya.
- Strategi diversifikasi dan transformasi perusahaan berhasil, menghasilkan kinerja keuangan yang melampaui target dengan pendapatan meningkat 18% Year-on-Year (YoY) menjadi USD 1,8 miliar.
- Performa dasar yang kuat tercermin dalam EBITDA sebesar USD 412 juta, meningkat 13% YoY.
- Kinerja memuaskan didorong oleh keberhasilan memperoleh kontrak baru, rekor pengupasan lapisan tanah penutup, strategi manajemen biaya aktif, dan peningkatan diversifikasi ke batu bara metalurgi yang kini menyumbang 19% dari pendapatan.
- Arus kas operasional yang kuat meningkat 91% YoY menjadi USD 376 juta, menghasilkan posisi kas yang kuat sebesar USD 543 juta untuk mendukung bisnis dan pertumbuhan masa depan melalui akuisisi.
- Delta Dunia Group melakukan inisiatif strategis untuk mengurangi eksposur utang melalui penawaran tender obligasi dan permintaan persetujuan kepada pemegang Senior Notes 7,75% dengan tujuan membeli sisa saldo terutang.
- Keberhasilan dalam kegiatan refinancing menunda jatuh tempo pinjaman Group, yang didukung oleh strategi diversifikasi sumber pendanaan melalui pembiayaan Syariah, Obligasi IDR, dan fasilitas dari Bank-Bank BUMN Indonesia.
Jakarta, 13 Maret 2024 – PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group), perusahaan induk dari PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), BUMA Australia Pty Ltd (BUMA Australia), PT Bukit Teknologi Digital (B-TECH), dan PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), melaporkan kinerja yang berkelanjutan selama setahun penuh pada 2023, melampaui target.
| USD juta, kecuali disebutkan | Kuartal IV Tahun 2023 | Kuartal IV Tahun 2022 | Perubahan Year-onYear (YoY) | Tahun 2023 | Tahun 2022 | Perubahan Year-onYear (YoY) |
| Pendapatan | 470 | 405 | 16% | 1.833 | 1.554 | 18% |
| Biaya Keuangan | (22) | (20) | 12% | (88) | (70) | 26% |
| EBITDA | 111 | 93 | 19% | 412 | 365 | 13% |
| Laba Usaha | 45 | 31 | 48% | 152 | 131 | 16% |
| Laba/(Rugi) Bersih | 14 | 8 | 78% | 36 | 29 | 26% |
Delta Dunia Group mencatat kinerja luar biasa sepanjang tahun 2023, melampaui target yang ditetapkan dalam hal overburden removal, pendapatan, dan EBITDA. Rekor overburden removal yang meningkat 14% YoY serta peningkatan volume produksi di Indonesia (naik 10% YoY) dan Australia (naik 28% YoY) menjadi pendorong utama keberhasilan ini.
Meskipun biaya tunai dan biaya lainnya meningkat, upaya pengendalian biaya terus dilakukan dengan mengimplementasikan teknologi dan keunggulan operasional. Sementara itu, belanja modal turun 20% YoY menjadi USD 121 juta, tetapi tetap terjaga ketat untuk menjaga prioritas kelangsungan operasional.
Dalam upaya diversifikasi, Delta Dunia Group mengalami pertumbuhan signifikan dalam pendapatan dari batu bara metalurgi dan infrastruktur, yang saat ini menyumbang 19% dari pendapatan total. Direktur Delta Dunia Group, Dian Andyasuri, menekankan bahwa transformasi strategis ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara termal hingga 50% pada tahun 2028.
Selain itu, melalui manajemen modal yang cerdas, rasio utang bersih terhadap EBITDA terendah dalam 10 tahun terakhir dicapai, sementara arus kas operasi dan arus kas bebas mengalami peningkatan yang signifikan.
Delta Dunia Group juga berhasil mendiversifikasi sumber pendanaan dengan sukses sepanjang tahun 2023. Melalui kemitraan dengan mitra keuangan yang ada dan baru, perusahaan berhasil mengamankan fasilitas pembiayaan yang komprehensif, termasuk fasilitas pembiayaan sindikasi dan obligasi.
Langkah-langkah ini tidak hanya mengindikasikan komitmen perusahaan untuk meningkatkan nilai pemegang saham, tetapi juga menggambarkan manajemen modal yang berhati-hati, sejalan dengan strategi keuangan jangka panjangnya. Dengan fokus pada tanggung jawab fiskal dan pengelolaan lingkungan, Delta Dunia Group berkomitmen untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan sambil mendukung transisi global menuju ekonomi rendah karbon.


