- BATR menargetkan pendapatan Rp150 miliar di 2025 dengan peningkatan produksi sebesar 45% untuk mendukung target tersebut.
- Capex sebesar Rp5,1 miliar dialokasikan untuk pembangunan pabrik baru dan pengadaan mesin press, seluruhnya berasal dari kas internal.
- Perusahaan melakukan buyback saham senilai Rp4 miliar tanpa RUPS, yang juga dibiayai dari kas dan dinilai tidak berdampak negatif pada operasional.
- Dividen tunai sebesar Rp4,235 miliar dibagikan kepada pemegang saham sesuai hasil RUPS.
- Penurunan pendapatan akibat efisiensi anggaran pemerintah diantisipasi melalui penetrasi pasar industri pemeliharaan peralatan seperti boiler dan furnace.
Stop beli saham karena FOMO. Mulai cuan dengan strategi yang masuk akal. Klik sekarang!


