- Pendapatan 2025 diproyeksikan naik 34,26% menjadi Rp602,19 miliar, didorong oleh ekspansi pasar dan layanan baru seperti pengujian baterai EV, sertifikasi karbon, serta analitik drone dan AI.
- Segmen inspeksi masih menjadi penyumbang terbesar, diikuti pengujian, sertifikasi, konsultasi, dan penjualan produk.
- EBITDA 2025 diperkirakan meningkat signifikan seiring efisiensi biaya dan kenaikan laba operasi sebesar 95,26%.
- Strategi pertumbuhan difokuskan pada penguatan infrastruktur, pengembangan SDM, transformasi digital, dan optimalisasi aset.
- Renovasi dan penambahan cabang di Pontianak, Kendari, Halmahera, dan Morowali menjadi langkah ekspansi untuk menangkap peluang proyek baru.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!