Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightPGAS Umumkan Rencana Ekspansi Bisnis Industri Gas Melalui Anak Usaha Pertagas

PGAS Umumkan Rencana Ekspansi Bisnis Industri Gas Melalui Anak Usaha Pertagas

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) berencana melakukan penambahan kegiatan usaha pada anak usahanya, PT Pertamina Gas (Pertagas), ke dalam sektor industri gas industri (KBLI 20112) dengan nilai investasi sebesar US$16,31 juta. Aksi korporasi ini mencakup pembangunan fasilitas hydrogen plant yang diproyeksikan memberikan nilai Net Present Value (NPV) positif sebesar US$1,68 juta dan akan dimintakan persetujuan dalam RUPST pada 22 Mei 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi pendapatan dan dukungan terhadap penerapan green energy guna mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

Rincian Aksi Korporasi Ekspansi Bisnis PGAS 2026

Rencana penambahan kegiatan usaha ini dilakukan oleh anak perusahaan PGAS, yaitu PT Pertamina Gas (Pertagas), yang laporan keuangannya telah dikonsolidasikan dengan perseroan. Pertagas akan menambahkan klasifikasi KBLI 20112 mengenai Industri Gas Industri ke dalam Anggaran Dasar perusahaan untuk memfasilitasi pembangunan sarana produksi bahan kimia dasar.

Pembangunan fasilitas pembuatan bahan kimia dasar ini secara spesifik mencakup pembangunan hydrogen plant yang diharapkan mampu meningkatkan performa pendapatan anak perusahaan. Rencana ini telah tercantum dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis global.

Baca juga: Analisis Saham SUNI PGAS KLBF Membedah Kualitas Laba dan Strategi Bisnis 2025

Analisis Kelayakan dan Parameter Keuangan

Berdasarkan studi kelayakan yang dilakukan oleh KJPP RSR per 31 Desember 2025, rencana ekspansi ini dinyatakan layak secara pasar, teknis, pola bisnis, model manajemen, dan keuangan. Seluruh kebutuhan investasi sebesar US$16,31 juta akan dipenuhi menggunakan sumber dana internal perusahaan tanpa melalui mekanisme eksternal.

Parameter keuangan yang dihasilkan menunjukkan tingkat profitabilitas yang memadai di atas biaya modal yang ditetapkan. Berikut adalah rincian indikator kelayakan keuangan yang menjadi dasar rencana transaksi ini:

  • Net Present Value (NPV): US$1,68 juta (Status: Layak karena > 0).
  • Internal Rate of Return (IRR): 10,88% (Status: Layak karena di atas WACC 9,07%).
  • Weighted Average Cost of Capital (WACC): 9,07%.
  • Payback Period (PP): 10 tahun 7 bulan.
  • Discounted Payback Period (DPP): 17 tahun 6 bulan.
  • Profitability Index (P/I): 1,13x (Status: Layak karena > 1).

Jadwal Lengkap RUPST PGAS 2026

Persetujuan pemegang saham untuk rencana penambahan kegiatan usaha anak perusahaan ini akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Berikut adalah tabel jadwal penting pelaksanaan aksi korporasi tersebut:

No.AgendaTanggal
1.Pengumuman RUPS dan Keterbukaan Informasi15 April 2026
2.Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date)29 April 2026
3.Pemanggilan RUPST30 April 2026
4.Penyelenggaraan RUPST22 Mei 2026
5.Penyampaian Ringkasan Risalah RUPST25 Mei 2026

Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Perubahan Kegiatan Usaha PT Pertamina Gas

Dampak bagi Investor

Aksi korporasi ini tidak menimbulkan dampak dilusi bagi pemegang saham lama karena pendanaan proyek menggunakan kas internal perusahaan. Investor mendapatkan keuntungan dari diversifikasi portofolio bisnis grup PGAS yang kini merambah ke sektor hidrogen sebagai energi masa depan.

Struktur modal perseroan tetap stabil dengan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp2.424.150.819.600. Keberhasilan proyek ini berpotensi memberikan nilai tambah jangka panjang melalui kontribusi pendapatan baru dari sektor gas industri.

Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi

Kondisi Keuangan Konsolidasian PGAS

Hingga akhir tahun buku 2025, PGAS mencatatkan pendapatan sebesar USD 3.975,9 juta, meningkat 4,4% dibandingkan tahun 2024. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan mencapai USD 346,6 juta dengan posisi total aset sebesar USD 6.232,4 juta.

Rasio keuangan perseroan menunjukkan kondisi likuiditas yang sehat dengan Current Ratio sebesar 1,8x. Rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) tercatat pada level 0,7x, mencerminkan struktur solvabilitas yang terjaga dengan baik.

FAQ: Pertanyaan Seputar Ekspansi Bisnis PGAS 2026

1. Apakah penambahan kegiatan usaha ini menyebabkan perubahan modal inti PGAS? Tidak, aksi korporasi ini hanya berupa penambahan lini bisnis pada anak usaha dan didanai melalui kas internal, sehingga tidak ada perubahan pada modal disetor atau jumlah saham beredar PGAS.

2. Kapan investor harus memiliki saham PGAS agar bisa ikut serta dalam RUPST? Nama investor harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan paling lambat pada tanggal 29 April 2026 pada penutupan perdagangan.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar investasi hidrogen ini kembali modal? Berdasarkan perhitungan Payback Period, investasi ini diproyeksikan akan kembali dalam waktu 10 tahun 7 bulan setelah operasional dimulai.

Poin Penting bagi Investor

  • Sektor Baru: Ekspansi ke industri hidrogen (hydrogen plant) melalui KBLI 20112.
  • Investasi: Nilai total mencapai US$16,31 juta bersumber sepenuhnya dari dana internal.
  • Profitabilitas: Nilai NPV positif (US$1,68 juta) dan IRR (10,88%) di atas biaya modal.
  • Jadwal: RUPST penentuan dijadwalkan pada hari Jumat, 22 Mei 2026.
  • Tanpa Dilusi: Tidak ada penerbitan saham baru atau penambahan modal dari pihak luar.

Profil Singkat Perusahaan

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) didirikan awalnya pada tahun 1859 sebagai perusahaan distribusi gas swasta sebelum akhirnya menjadi BUMN. Saat ini, perseroan berfungsi sebagai Sub-Holding Gas di bawah PT Pertamina (Persero) yang mengelola infrastruktur transmisi dan distribusi gas bumi di Indonesia. Wilayah operasi perseroan tersebar di 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten, mencakup 97% infrastruktur hilir gas bumi nasional.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments