PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp45 per saham dengan total nilai mencapai Rp330,36 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 April 2026, dengan jadwal pembayaran jatuh pada 28 April 2026. Selain pembagian keuntungan, perseroan juga mendapatkan mandat untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham guna menjaga stabilitas harga di pasar.
Rincian Aksi Korporasi Dividen ARNA 2026
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Aula Nuansa, Plant 2 Serang, menyepakati penggunaan laba bersih tahun 2025 sebesar Rp400,47 miliar. Dari total keuntungan tersebut, sekitar 82,5% atau sebesar Rp330,36 miliar dialokasikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham. Setiap satu lembar saham akan mendapatkan dividen senilai Rp45.
Sisa laba bersih sebesar Rp70,11 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan perseroan di masa depan. Keputusan pembagian dividen ini mendapatkan dukungan mayoritas suara pemegang saham sebesar 99,68% dalam rapat tersebut. Perseroan juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan struktur modal.
Baca juga: Siapkan Dana Rp100 Miliar, PT Arwana Citramulia Tbk Gelar Buyback Saham ARNA
Jadwal Lengkap Pembayaran Dividen Tunai ARNA 2026
Berikut adalah jadwal resmi pembagian dividen tunai PT Arwana Citramulia Tbk untuk tahun buku 2025:
| Keterangan | Tanggal Pelaksanaan |
| Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 16 April 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi | 17 April 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham Berhak) | 20 April 2026 |
| Cum Dividen di Pasar Tunai | 20 April 2026 |
| Ex Dividen di Pasar Tunai | 21 April 2026 |
| Pembayaran Dividen Tunai | 28 April 2026 |
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Terkait Aksi Korporasi ARNA
Dampak bagi Investor dan Tata Cara Pembayaran
Pembagian dividen tunai ini memberikan arus kas langsung bagi pemegang saham tanpa menyebabkan dilusi pada jumlah kepemilikan. Bagi investor, dividen sebesar Rp45 per saham ini merupakan bentuk pengembalian investasi yang konsisten dari kinerja keuangan ARNA sepanjang tahun 2025. Selain itu, adanya agenda buyback saham berpotensi meningkatkan nilai per saham di masa depan dengan mengurangi jumlah saham yang beredar di publik.
Pembayaran dividen akan dilakukan secara otomatis melalui KSEI bagi pemegang saham yang telah melakukan konversi saham ke dalam bentuk elektronik. Bagi pemegang saham yang masih memiliki saham dalam bentuk warkat, pembayaran akan dilakukan melalui pengiriman cek atau transfer bank dengan melapor kepada Biro Administrasi Efek (BAE). Perlu diperhatikan bahwa dividen ini akan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
FAQ: Pertanyaan Seputar Dividen ARNA 2026
1. Kapan batas terakhir memiliki saham ARNA agar berhak atas dividen? Investor harus memiliki saham ARNA paling lambat pada tanggal Cum Dividen, yaitu 16 April 2026 untuk pasar reguler atau 20 April 2026 untuk pasar tunai.
2. Berapa nilai bersih dividen yang diterima setelah pajak? Dividen sebesar Rp45 per saham akan dipotong pajak sesuai status wajib pajak masing-masing investor (umumnya 10% untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri).
Poin Penting bagi Investor
- Nilai Dividen: Rp45 per lembar saham.
- Total Alokasi: Rp330,36 miliar dari laba bersih 2025.
- Tanggal Pembayaran: 28 April 2026.
- Aksi Lainnya: Persetujuan pembelian kembali (buyback) saham perseroan.
- Kinerja Keuangan: Laba bersih tahun 2025 tercatat sebesar Rp400,47 miliar.
Profil Singkat PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA)
PT Arwana Citramulia Tbk adalah perusahaan publik yang bergerak di industri manufaktur keramik dengan merek dagang “Arwana Ceramics”. Perseroan mengoperasikan beberapa pabrik di berbagai wilayah Indonesia dan memiliki kantor pusat yang berkedudukan di Jakarta. ARNA dikenal sebagai salah satu produsen keramik dengan biaya produksi yang efisien dan fokus pada pasar menengah ke bawah serta menengah ke atas.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


