PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) berencana melaksanakan aksi korporasi berupa pembagian saham bonus dengan rasio 6:1 yang bersumber dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham). Perseroan akan membagikan sebanyak-banyaknya 372.583.673 saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham kepada pemegang saham yang berhak. Pendistribusian Saham Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk ini dijadwalkan berlangsung pada 8 Mei 2026 setelah mendapatkan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Rincian Aksi Korporasi Saham Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk
Aksi korporasi ini didasarkan pada keputusan Direksi dan Dewan Komisaris untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. Sumber pendanaan saham bonus berasal dari agio saham per 31 Desember 2024 yang tercatat sebesar Rp35.840.000.000. Dari total tersebut, nilai maksimal yang akan dikapitalisasi menjadi saham bonus adalah sebesar Rp7.451.673.460.
Rasio pembagian yang ditetapkan adalah 6:1, yang berarti setiap pemilik 6 saham lama akan mendapatkan 1 saham baru. Pembagian ini bukan merupakan dividen saham, melainkan murni berasal dari kelebihan setoran modal di atas nilai nominal saham pada saat penawaran umum perdana (IPO). Jika perhitungan menghasilkan angka pecahan, perseroan akan melakukan pembulatan ke bawah (round down) dan tidak akan mengeluarkan saham sisa.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham MEJA di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, perseroan bertujuan memberikan nilai investasi yang lebih optimal bagi seluruh pemegang saham secara proporsional.
Baca juga: PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) Berencana Membagikan Saham Bonus, Simak Rasionya
Jadwal Lengkap Pembagian Saham Bonus
Pelaksanaan pembagian saham ini mengikuti ketentuan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 27/POJK.04/2020. Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan aksi korporasi MEJA:
| Agenda Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
| Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) | 8 April 2026 |
| Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB | 10 April 2026 |
| Cum Bonus di Pasar Reguler dan Negosiasi | 16 April 2026 |
| Ex Bonus di Pasar Reguler dan Negosiasi | 17 April 2026 |
| Cum Bonus di Pasar Tunai | 20 April 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham yang Berhak) | 20 April 2026 |
| Ex Bonus di Pasar Tunai | 21 April 2026 |
| Tanggal Pelaksanaan Pendistribusian Saham Bonus | 8 Mei 2026 |
| Penyampaian Laporan Hasil Pendistribusian kepada OJK | 22 Mei 2026 |
Pemberitahuan resmi mengenai agenda RUPSLB ini telah disampaikan kepada OJK melalui surat tertanggal 23 Februari 2026. Rapat tersebut akan diselenggarakan di Auditorium Gedung Toetti Rosseno Plaza, Jakarta Selatan, mulai pukul 10.00 WIB.
Sumber Informasi: Keterbukaan Informasi Rencana Pembagian Saham Bonus MEJA
Dampak bagi Investor
Secara struktur kepemilikan, pembagian saham bonus ini tidak mengubah persentase kepemilikan investor karena dilakukan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun, jumlah lembar saham yang dimiliki investor akan meningkat sesuai rasio yang telah ditentukan. Hal ini akan menurunkan harga historis perolehan per unit saham karena adanya penambahan jumlah saham tanpa adanya penyetoran modal baru oleh investor.
Dari sisi perpajakan, pemberian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham tidak termasuk sebagai objek pajak. Ketentuan ini berlaku sepanjang total nilai nominal saham yang dimiliki setelah pembagian tidak melebihi jumlah setoran modal awal investor. Jika nilai nominal melebihi setoran modal, maka selisihnya dapat menjadi objek pajak yang harus dihitung sendiri oleh pemegang saham.
Likuiditas saham MEJA di pasar sekunder berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah saham yang beredar di masyarakat. Saat ini, kepemilikan masyarakat di bawah 5% tercatat sebesar 60,40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Baca juga: Strategi Manajemen Risiko Saham untuk Menjaga Keberlangsungan Modal Investasi
Kondisi Keuangan Terkait
Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh KAP Mennix & Rekan, MEJA menunjukkan pertumbuhan aset yang signifikan. Per 31 Desember 2024, total aset perseroan mencapai Rp110.700.440.023, naik dari Rp55.215.648.811 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan aset lancar yang melonjak menjadi Rp101,24 miliar.
Ekuitas perseroan juga mengalami penguatan menjadi Rp83,74 miliar pada akhir tahun 2024. Meskipun laba tahun berjalan mengalami penurunan menjadi Rp2,50 miliar dibandingkan Rp7,30 miliar pada 2023, perseroan tetap mencatatkan pendapatan sebesar Rp47,15 miliar. Posisi saldo laba yang belum dicadangkan tercatat sebesar Rp9,54 miliar, memberikan ruang bagi perusahaan untuk terus bertumbuh.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa syarat untuk mendapatkan saham bonus MEJA? Investor harus memiliki saham MEJA hingga penutupan pasar pada tanggal Cum Bonus, yaitu 16 April 2026 di pasar reguler atau 20 April 2026 di pasar tunai. Nama investor harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 20 April 2026.
2. Apakah saya perlu membayar untuk mendapatkan saham baru ini? Tidak, saham bonus dibagikan secara cuma-cuma kepada pemegang saham tanpa perlu melakukan penyetoran uang muka atau penebusan harga tertentu. Sumber dananya diambil dari kapitalisasi modal yang sudah ada di dalam akun ekuitas perusahaan.
3. Kapan saham bonus tersebut mulai masuk ke portofolio saya? Pendistribusian saham ke rekening efek bagi pemilik saham di penitipan kolektif KSEI akan dilakukan pada 8 Mei 2026. Pemegang saham fisik (warkat) baru dapat mengambilnya mulai 11 Mei 2026 melalui Biro Administrasi Efek.
Poin Penting bagi Investor
- Rasio Final: 6:1 (Setiap 6 saham lama berhak atas 1 saham baru).
- Nilai Nominal: Rp20 per lembar saham.
- Sumber Dana: Agio saham senilai Rp7,45 miliar dari total Rp35,84 miliar.
- Pajak: Bukan objek pajak sepanjang tidak melebihi setoran modal awal (berdasarkan PP 94/2010).
- Tujuan Utama: Memperkuat modal dan meningkatkan likuiditas perdagangan saham di bursa.
Profil Singkat Perusahaan
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang dekorasi eksterior dan interior, konsultasi manajemen, serta konstruksi gedung. Berkedudukan di Jakarta Selatan, perusahaan ini didirikan pada tahun 2012 dan telah menangani berbagai proyek gedung perkantoran, hunian, hingga sarana pendidikan.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


