PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) resmi mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Dalam keterbukaan informasi terbarunya, manajemen emiten asuransi ini menyampaikan akan melakukan buyback saham AMAG dengan alokasi dana maksimal mencapai Rp90,15 miliar. Langkah ini diambil dengan merujuk pada kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan serta mematuhi regulasi terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jadwal dan Estimasi Biaya Buyback Saham AMAG
Pelaksanaan buyback saham AMAG dijadwalkan akan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai tanggal 26 Januari 2026 hingga berakhir pada 26 April 2026. Perseroan telah mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp90.150.000.000,00 untuk menyukseskan rencana tersebut. Dana tersebut sudah termasuk biaya transaksi pembelian kembali, komisi broker, serta biaya-biaya terkait lainnya.
Adapun jumlah saham yang direncanakan untuk dibeli kembali dipatok maksimal sebanyak 237.194.064 lembar saham. Secara nilai nominal, jumlah tersebut setara dengan Rp23.719.406.400,00. Manajemen menegaskan bahwa jumlah saham yang akan dibeli tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor Perseroan. Selain itu, Perseroan tetap berkomitmen menjaga kepatuhan terhadap aturan pasar modal dengan memastikan paling sedikit 7,5% saham tetap dimiliki oleh masyarakat (public float).
Mekanisme Transaksi dan Batasan Harga
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menetapkan batas harga maksimal pembelian kembali sebesar Rp420 per saham. Selain mengacu pada batas harga tersebut, pembelian juga dapat dilakukan berdasarkan harga buku atau pada tingkat harga yang dianggap wajar dan layak oleh Direksi Perseroan dengan tetap memperhatikan kondisi pasar serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk memfasilitasi transaksi ini, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk akan melakukan pembelian melalui Bursa Efek Indonesia. Perseroan telah menunjuk satu anggota bursa, yaitu PT CGS International Sekuritas Indonesia, sebagai pihak yang akan mengeksekusi transaksi pembelian kembali saham tersebut.
Analisis Dampak Terhadap Kinerja Keuangan
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2024, laba per saham atau earnings per share (EPS) AMAG tercatat sebesar Rp46,15. Manajemen memperkirakan akan terjadi penurunan EPS sebesar 24,7% atau setara Rp11,41, sehingga laba per saham diproyeksikan menjadi Rp34,74 setelah pelaksanaan buyback.
Penurunan ini didasarkan pada proyeksi laba rugi dalam Rencana Bisnis 2025 yang telah diperbarui dan disusun menggunakan standar akuntansi terbaru, yakni PSAK 117. Rencana bisnis tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada OJK pada 30 Juni 2025. Penggunaan acuan rencana bisnis ini dilakukan mengingat laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2025 milik Perseroan masih dalam proses audit.
Meskipun terdapat penurunan pada laba per saham, manajemen memperkirakan bahwa aksi korporasi ini tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan Perseroan. Biaya pembiayaan yang timbul dari aksi ini dinilai masih dalam batas kemampuan finansial perusahaan.
Kelangsungan Operasional dan Stabilitas Harga
Perseroan memberikan jaminan bahwa penggunaan kas internal untuk pendanaan buyback tidak akan mengganggu kegiatan operasional maupun kewajiban kepada tertanggung. Perseroan menilai tingkat modal kerja saat ini masih sangat memadai untuk menjalankan bisnis asuransi secara berkelanjutan.
Tujuan utama dari aksi korporasi ini adalah untuk menjaga stabilitas harga saham AMAG di masa mendatang. Dengan harga yang lebih stabil, diharapkan dapat memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Poin Penting bagi Investor
- Periode Pelaksanaan: 26 Januari 2026 sampai dengan 26 April 2026.
- Alokasi Dana: Maksimal Rp90,15 miliar, termasuk biaya transaksi dan komisi broker.
- Volume Saham: Maksimal 237.194.064 lembar saham atau tidak lebih dari 20% modal disetor.
- Harga Maksimal: Dibatasi pada harga Rp420 per lembar saham.
- Broker Pelaksana: PT CGS International Sekuritas Indonesia.
- Dampak EPS: Proyeksi penurunan laba per saham menjadi Rp34,74 berdasarkan Rencana Bisnis 2025 (PSAK 117).
- Stabilitas Operasional: Perseroan memastikan ketersediaan modal kerja yang cukup untuk memenuhi kewajiban kepada pemegang polis atau tertanggung.
Profil Singkat Perusahaan
PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk. atau AMAG memiliki bidang usaha asuransi umum. Perusahaan menyediakan berbagai rangkaian produk asuransi: kebakaran, gempa bumi, industri, rekayasa, kendaraan bermotor, alat-alat berat, pengangkutan, kebongkaran, uang dalam perjalanan/penyimpanan, kecelakaan diri, kesehatan, perjalanan, peralatan elektronik, suretyship. Berdiri sejak 14 November 1980, Perusahaan hadir di tengah masyarakat indonesia dan tumbuh menjadi salah satu Perusahaan asuransi terbesar di indonesia.
Baca Juga:
- Kinerja Keuangan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) Kuartal III-2025
- Kantongi Rp 90,15 Miliar, Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Siap Buyback Saham
Sumber Data: Laporan Informasi dan Fakta Material PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


