PT Indofarma Tbk (INAF) secara resmi menyampaikan perkembangan terbaru mengenai rencana pemulihan kondisi perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperbaiki kinerja keuangan dan operasional agar status suspensi sahamnya dapat ditinjau kembali.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diketahui oleh investor:
1. Perbaikan Kinerja Hingga Kuartal III-2025
Hingga akhir September 2025, Indofarma mencatatkan sejumlah perbaikan kinerja keuangan:
- Penurunan Beban Usaha: Rasio beban usaha terhadap penjualan menunjukkan penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
- Penyusutan Rugi: Rasio rugi usaha juga mengalami penurunan berkat langkah efisiensi dan pengendalian biaya yang konsisten.
2. Fokus Strategi di Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, INAF melanjutkan restrukturisasi kinerja sesuai dengan amanat perjanjian homologasi. Beberapa strategi utama yang dijalankan antara lain:
- Penataan Portofolio: Memperkuat kontribusi produk farmasi dan mengembangkan produk yang lebih kompetitif.
- Ekspansi dan Kemitraan: Mengoptimalkan kemitraan strategis serta meningkatkan kinerja ekspor.
- Lean Manufacturing: Menerapkan proses produksi yang lebih ramping (lean) dan memanfaatkan teknologi untuk menekan biaya pabrikasi.
3. Dampak terhadap Kelangsungan Usaha
Manajemen menyatakan bahwa realisasi rencana pemulihan ini memberikan dampak positif terhadap kondisi operasional dan keuangan perusahaan. Langkah-langkah efisiensi dan penataan ulang bisnis diharapkan dapat memperkuat fundamental usaha dan menjaga keberlangsungan Indofarma dalam jangka panjang.
Seluruh proses pemulihan ini diklaim tetap mengedepankan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dan manajemen risiko yang ketat.
Sumber: f-32017677-0_INAF_Laporan_Informasi_dan_Fakta_Material_32017677_lamp1
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/), baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id (https://pintarsaham.id/) dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


