- Manajemen yakin tidak akan ada penundaan atau pembatalan PPA dalam RUPTL 2025–2034 karena proyek EBT justru makin didorong porsinya.
- Proyek Salu Uro tertunda karena administrasi; Pakkat 2 masih tunggu hasil lelang, sementara Kalaena dalam tahap studi awal.
- Rugi kuartal IV 2024 terjadi karena penyesuaian biaya kontraktor akhir tahun; tidak mencerminkan kerugian operasional.
- Pendanaan proyek dilakukan dengan kombinasi ekuitas dan pinjaman bank; arus kas saat ini dinilai masih memadai.
- Risiko tender dimitigasi lewat diversifikasi wilayah dan jenis potensi EBT, seperti PLTA di Sumatera–Sulawesi dan solar di Kalimantan.
Cari saham bagus tapi bingung mulai dari mana? Ini dia panduan yang kamu butuhkan.


