- Target penjualan 2025 fokus global dengan optimisme capai 90% utilisasi kapasitas dan margin laba meningkat.
- Tarif ekspor AS tidak berdampak signifikan karena kontribusinya hanya 2–3% dari total penjualan.
- Perusahaan tidak membagikan dividen laba 2024 demi mendukung ekspansi dua anak usaha.
- Komposisi penjualan Q1 2025: sekitar 70% pasar lokal dan 30% ekspor, disesuaikan dengan dinamika harga.
- Alokasi capex 2025 difokuskan ke anak usaha: total sekitar Rp13–14 miliar untuk modal dan maintenance.
Stop beli saham karena FOMO. Mulai cuan dengan strategi yang masuk akal. Klik sekarang!


