Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightSkydrugz Januar: Harga Saham Anjlok, Tapi Laba Naik

Skydrugz Januar: Harga Saham Anjlok, Tapi Laba Naik

Skydrugz Januar: Harga Saham Anjlok, Tapi Laba Naik

Di postingan sebelumnya saya bahas emiten yang masuk kategori super growth. https://cutt.ly/7N1TlZc

Masalahnya adalah mayoritas saham yang masuk dalam kategori super growth tersebut sudah terbang harganya. Oleh karena itu saya ingin mencari perusahaan yang harga sahamnya anjlok padahal labanya naik.

Karena di saham – saham seperti ini kita punya potensi mendapatkan saham salah harga. Saya beri nama jenis saham ini adalah Januar. Akar kata Januar adalah Janus yang merupakan nama Dewa Romawi yang melambangkan dualisme, transisi, awal dan akhir. Saya menganggap saham itu kalau labanya naik maka harga sahamnya harus naik. Jadi kalau ada saham yang labanya naik tapi harga sahamnya anjlok maka itu mengindikasikan dualisme.

Dan saya mengkombinasikan Januar dengan Eksperimen Skydrugz Find https://cutt.ly/SN1T8sB

Setelah saya melakukan uji coba ternyata eksperimen Skydrugz Find lumayan oke Hit Rate-nya. Problemmya adalah setelah hit, beberapa saham harganya anjlok lagi dan sulit untuk berhasil jika menggunakan dana yang sangat besar ketika entry.

Oleh karena itu saya coba kombinasikan Skydrugz Find dengan peningkatan laba agar kalau pun nyangkut atau telat sell, mental bisa tetap kuat.

Rules:

  1. Swing 1-6 bulan
  2. Alokasi dana <1% porto di entry yang pertama duit 100 juta maksimal masuk dana 1 juta
  3. Jika setelah beli saham anjlok
    • Pada saham yang bagi dividen, average down ketika saham anjlok tiap kelipatan 10% dari first entry dengan maksimal alokasi 5% dari total porto.
    • Pada saham yang tidak bagi dividen, ada 2 pilihan:
      1. Bisa langsung cutloss ketika saham anjlok di kisaran 3-5%
      2. Bisa keep hold, didiamkan saja sambil melihat situasi seperti aksi korporasi dan laporan keuangan lanjutan
  4. Jika setelah beli saham malah naik maka ada 3 pilihan
    1. Langsung take profit begitu cuan >5% and move on
    2. Langsung pasang trailing stop
    3. Average up dengan catatan masih undervalued dengan kunci Graham Number < 22,5 dan potensi Dividend yield > 125% x inflasi tahunan Indonesia
  5. Jika setelah 6 bulan, saham stuck tidak kemana-mana ada 3 pilihan
    1. Sell and move on
    2. Add position bertahap maksimal 5% dari total portfolio
    3. Do nothing selama fundamental tidak berubah
  6. Jika setelah beli dan tiba-tiba rilis LK laba anjlok maka ada 3 pilihan
    1. Sell all and move on
    2. Sell separuh dan separuhnya keep hold sambil melihat perbaikan kondisi laba
    3. Do nothing

Untuk setiap pilihan, itu tergantung keinginan masing-masing individu.

Kalau di Skydrugz Find fokusnya adalah saham yang harganya di harganya di bawah MA20 dan 200 serta low volume. Karena saya ingin mencari saham yang calm before the storm. Orang – orang biasanya cari saham yang volume breakout tapi setelah melakukan eksperimen di Skydrugz Find saya menemukan bahwa lebih baik cari saham yang low volume karena sebelum volume breakout, selalu ada fase low volume yang panjang. Kelemahan dari metode ini adalah sering kali kita masuknya terlalu cepat sehingga rata-rata butuh waktu antara 1-6 bulan sebelum fase markup. Untuk Update rekap hasil eksperimen bisa cek di sini https://stockbit.com/post/9912845

Sejauh ini hit ratio 60-70% dengan time frame rata-rata 1-6 bulan.

Disclaimer:

I am Not a Professional Financial Analyst and Advisor. Instrumen saham dan kripto adalah investasi yang beresiko tinggi. Resiko duit hilang 100% tetap ada. So be wise. Keputusan Jual dan Beli ada di Tangan Masing-masing.

Bila ingin mendaftar menjadi member Pintarsaham.id bisa hubungi Admin Pintarsaham.id via WA +62 831-1918-1386

Untuk mengetahui Data Kepemilikan Saham di bawah 5% maka bisa daftar gratis di link ini 

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments