PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) dalam Public Expose 2025, menyatakan bahwa:
- Target pertumbuhan pendapatan sekitar 4% menjadi Rp4,6 triliun, meskipun menghadapi tekanan harga jual kaca lembaran akibat oversupply dan perang tarif global.
- Perusahaan mengalihkan fokus pada pasar ekspor dan produk botol kemasan, yang permintaannya tetap kuat, dengan proyeksi peningkatan volume ekspor hingga 15% untuk botol dan 2% untuk kaca lembaran. Negara tujuan ekspor utama meliputi Filipina, India, Vietnam, dan beberapa negara ASEAN lainnya, dengan strategi menyeimbangkan penjualan domestik dan ekspor di tengah volatilitas global.
- MLIA mengalokasikan belanja modal sebesar Rp400 miliar, termasuk rebuild mesin botol kemasan, dan membagikan dividen Rp7 per saham dari laba bersih 2024.
- Kenaikan harga gas industri menjadi tantangan besar, mengingat komponennya sudah menyumbang 24% dari biaya produksi.
Cari saham bagus tapi bingung mulai dari mana? Ini dia panduan yang kamu butuhkan.


