Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightMDKA Kucurkan Rp100,77 Miliar untuk Eksplorasi di Kuartal III-2025, Ini Rinciannya

MDKA Kucurkan Rp100,77 Miliar untuk Eksplorasi di Kuartal III-2025, Ini Rinciannya

Jakarta – PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA) menggelontorkan dana sekitar Rp100,77 miliar, atau setara dengan US$6,16 juta, untuk kegiatan eksplorasi selama kuartal ketiga tahun 2025 yang berakhir pada 30 September 2025. Aktivitas eksplorasi ini difokuskan pada empat lokasi proyek utama di Indonesia, yaitu Proyek Tujuh Bukit dan Eksplorasi DSI di Jawa Timur, Tambang Tembaga Wetar di Maluku Barat Daya, serta Proyek Emas Pani di Gorontalo.

Berikut adalah rincian kegiatan dan biaya eksplorasi di setiap proyek yang perlu diketahui investor:

1. Proyek Tujuh Bukit, Jawa Timur (Fokus Tembaga, Emas, dan Perak)

Proyek ini menjadi fokus utama dengan menyerap porsi pengeluaran terbesar.

  • Biaya: Total pengeluaran untuk Proyek Tujuh Bukit mencapai Rp75,09 miliar (sekitar US$4,59 juta).
  • Aktivitas: Kegiatan utama meliputi pengeboran untuk definisi sumber daya dan eksplorasi regional. Sebanyak 59 lubang bor telah diselesaikan dengan total kedalaman 15.418,4 meter. Selain itu, dilakukan survei geofisika di area Gua Macan seluas 467,6 hektar.
  • Rencana Lanjutan: Perseroan akan melanjutkan program pengeboran permukaan di Tujuh Bukit dan eksplorasi regional di Gua Macan menggunakan delapan rig Diamond Drill (DD) dan satu rig Reverse Circulation (RC).

2. Tambang Tembaga Wetar, Maluku Barat Daya (Fokus Tembaga)

  • Biaya: Pengeluaran eksplorasi di proyek ini diperkirakan mencapai Rp15,32 miliar (sekitar US$0,94 juta).
  • Aktivitas: Pengeboran untuk pengembangan sumber daya di Prospek Kali Kuning berhasil menyelesaikan 33 lubang bor dengan total kedalaman 2.427,4 meter. Kegiatan eksplorasi regional juga dilakukan, mencakup pemetaan geologi dan survei geofisika.
  • Rencana Lanjutan: Program eksplorasi akan terus berlanjut dengan fokus pada pemetaan, pengeboran di sekitar Pit Kali Kuning, dan survei geofisika regional.

3. Proyek Emas Pani, Gorontalo (Fokus Emas)

  • Biaya: Total biaya eksplorasi yang dikeluarkan untuk proyek Pani adalah sekitar Rp9,84 miliar (setara US$0,60 juta).
  • Aktivitas: Kegiatan selama kuartal ketiga berfokus pada pemetaan geologi, pengambilan sampel, analisis alterasi-mineralisasi, serta pembaruan peta topografi dan model geologi.
  • Rencana Lanjutan: Perseroan berencana untuk memulai program pemboran eksplorasi di Prospek Kolokoa, serta melanjutkan pemetaan geologi detail dan pengambilan sampel.

4. Proyek DSI, Jawa Timur (Fokus Tembaga, Emas, dan Perak)

  • Biaya: Proyek ini mencatatkan pengeluaran eksplorasi terendah, yaitu Rp0,52 miliar (sekitar US$0,03 juta).
  • Aktivitas: Kegiatan eksplorasi lapangan di proyek DSI telah dihentikan sementara menyusul persetujuan masa penangguhan selama satu tahun yang dimulai pada 10 Oktober 2024. Selama periode ini, kegiatan terbatas pada studi data geologi dan reinterpretasi data geofisika.
  • Rencana Lanjutan: Tidak ada kegiatan lapangan yang direncanakan hingga masa penangguhan berakhir.

    Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

    Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

    https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments