Analisa terhadap Kinerja Keuangan ALII menunjukkan tren pertumbuhan positif yang didorong oleh efisiensi biaya keuangan dan stabilitas operasional. Peningkatan laba bersih yang melampaui pertumbuhan pendapatan memberikan indikasi kuat mengenai efektivitas strategi manajemen dalam memperkuat struktur permodalan.
Analisa Mendalam Terhadap Kinerja Keuangan ALII
Bagian ini menyajikan rincian mengenai posisi neraca, laporan laba rugi, serta rasio-rasio penting yang mencerminkan kesehatan finansial perusahaan. Data yang disajikan bersumber dari laporan keuangan konsolidasian auditan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025.
A. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Berikut adalah ringkasan neraca PT Ancara Logistics Indonesia Tbk dalam ribuan Rupiah:
| Komponen | 31 Des 2025 | 31 Des 2024 | Perubahan |
| Total Aset | 2.839.428.199 | 2.625.084.116 | 8,17% |
| Aset Lancar | 710.872.993 | 642.562.499 | 10,63% |
| Aset Tidak Lancar | 2.128.555.206 | 1.982.521.617 | 7,37% |
| Total Liabilitas | 663.612.095 | 771.597.826 | -14,00% |
| Liabilitas Jangka Pendek | 410.595.854 | 402.625.551 | 1,98% |
| Liabilitas Jangka Panjang | 253.016.241 | 368.972.275 | -31,43% |
| Total Ekuitas | 2.175.816.104 | 1.853.486.290 | 17,39% |
Total aset mengalami kenaikan sebesar 8,17% yang terutama didorong oleh pertumbuhan piutang usaha dari pihak berelasi dan peningkatan aset tetap. Peningkatan aset tetap neto mencerminkan penyelesaian proyek dalam pengerjaan yang kini telah siap digunakan untuk menunjang operasional.
Struktur keuangan perusahaan terlihat semakin sehat dengan penurunan total liabilitas sebesar 14%. Penurunan signifikan pada liabilitas jangka panjang disebabkan oleh pelunasan pinjaman bank yang dilakukan secara konsisten sepanjang tahun 2025.
Total ekuitas melonjak 17,39% berkat akumulasi saldo laba bersih tahun berjalan yang belum ditentukan penggunaannya. Hal ini memperkuat bantalan modal perusahaan dalam menghadapi volatilitas pasar di masa mendatang.
B. Laporan Laba Rugi
Berikut adalah perbandingan performa laba rugi perusahaan dalam ribuan Rupiah:
| Komponen | Tahun 2025 | Tahun 2024 | Perubahan YoY |
| Pendapatan | 970.228.976 | 920.552.022 | 5,40% |
| Laba Kotor | 440.389.752 | 400.927.741 | 9,84% |
| Laba Usaha | 359.566.181 | 322.070.890 | 11,64% |
| Laba Bersih* | 374.285.804 | 289.248.243 | 29,40% |
| EPS (Angka Penuh) | 23,65 | 18,67 | 26,67% |
*Diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Faktor utama yang memicu pertumbuhan laba bersih sebesar 29,4% adalah efisiensi pada beban keuangan yang turun dari Rp96,39 miliar menjadi Rp34,48 miliar. Selain itu, perusahaan mencatatkan keuntungan selisih kurs neto sebesar Rp23,05 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp2,30 miliar.
Pendapatan dari jasa angkutan laut menggunakan kapal tongkang dan fasilitas muatan apung tetap menjadi kontributor utama pendapatan. Kenaikan laba kotor sebesar 9,84% menunjukkan kemampuan manajemen dalam mengendalikan beban pokok pendapatan di tengah kenaikan aktivitas operasional.
C. Analisis Rasio Keuangan
Rasio keuangan utama untuk tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:
| Rasio | Nilai | Interpretasi Singkat |
| Current Ratio | 1,73x | Likuiditas lancar sangat memadai untuk menutupi kewajiban pendek. |
| Quick Ratio | 1,73x | Kemampuan bayar cepat sangat kuat tanpa bergantung pada persediaan. |
| Margin Laba Kotor | 45,39% | Profitabilitas operasional dari layanan inti tergolong tinggi. |
| Margin Laba Bersih | 38,58% | Efisiensi laba bersih terhadap pendapatan sangat superior. |
| ROA | 13,18% | Perusahaan sangat efektif dalam menghasilkan laba dari total aset. |
| ROE | 17,96% | Tingkat pengembalian modal kepada pemegang saham sangat atraktif. |
| DER | 0,31x | Struktur modal sangat aman dengan tingkat utang yang rendah. |
Secara keseluruhan, rasio keuangan ALII menunjukkan profil risiko yang rendah dan profitabilitas yang tinggi. Rasio utang (DER) sebesar 0,31x mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki ruang yang luas untuk ekspansi di masa depan menggunakan pendanaan eksternal jika diperlukan.
D. Valuasi Saham
Berdasarkan harga penutupan 30 Maret 2026 sebesar Rp690:
| Indikator | Nilai | Interpretasi |
| PER | 29,18x | Harga saham mencerminkan ekspektasi pertumbuhan laba yang cukup tinggi. |
| PBV | 5,24x | Saham diperdagangkan jauh di atas nilai buku per lembar sahamnya (Rp131,66). |
Valuasi saham ALII saat ini berada pada posisi premium jika dibandingkan dengan rata-rata industri logistik pelayaran secara umum. Namun, valuasi ini didukung oleh Margin Laba Bersih yang sangat tebal serta posisi neraca yang kokoh dengan tingkat utang yang minimal.
Kesimpulan
Kinerja keuangan ALII sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang impresif dengan pertumbuhan laba bersih mencapai 29,4%. Penurunan beban utang jangka panjang menjadi kunci penguatan profitabilitas dan perbaikan profil risiko keuangan perusahaan.
Dengan likuiditas yang melimpah dan rasio utang yang sangat terkendali, perusahaan berada pada posisi yang sangat menguntungkan untuk melanjutkan pertumbuhan usahanya.
Profil Singkat Perusahaan
PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) didirikan pada tahun 2019 dan beroperasi secara komersial sejak Juli 2020. Perusahaan fokus pada jasa angkutan laut menggunakan kapal tongkang, kapal tunda, dan fasilitas muatan apung, serta jasa bongkar muat untuk pertambangan batu bara.
Pengendali perusahaan dan pemilik manfaat utama adalah Ir. Aburizal Bakrie dan Nalinkant Amratlal Rathod.
Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


