Friday, February 27, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Tahun 2025

Kinerja Keuangan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Tahun 2025

Pada tahun 2025, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang dua belas bulan tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca) 

Aset 

  • Total Aset: Per 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp1,80 triliun, mengalami kenaikan 11,79% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp1,61 triliun. 
  • Aset Lancar: Aset lancar menurun 0,33% menjadi Rp727,54 miliar, terutama dipengaruhi oleh penurunan pada kas dan setara kas, piutang usaha, serta persediaan. 
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp1,07 triliun, naik 21,86%, didorong oleh peningkatan aset tetap bersih.

Liabilitas 

  • Total Liabilitas: Hingga akhir Desember 2025, liabilitas mencapai Rp553,02 miliar, naik 22,17% dibandingkan akhir tahun lalu. 
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp314,04 miliar, meningkat 7,40%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha dan porsi pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun. 
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp238,98 miliar, dengan kenaikan 49,11%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang berupa peningkatan pinjaman bank.

Ekuitas 

Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp1,25 triliun, naik 7,72% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh setoran modal dan peningkatan kepentingan nonpengendali.

Laporan Laba Rugi 

Pendapatan 

Selama 12 bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp1,09 triliun, naik 8,53% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,00 triliun. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh operasional dari segmen manufaktur dan perdagangan.

Laba Bersih 

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat rugi sebesar Rp11,37 miliar, turun 250,23% YoY dari capaian laba pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp7,57 miliar. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan beban umum dan administrasi serta kenaikan beban keuangan.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat minus sebesar Rp0,26, mencerminkan penurunan 252,94% YoY, sejalan dengan pelemahan laba bersih entitas induk dan jumlah saham beredar yang konstan.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 2,32x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar. 
  • Quick Ratio: 1,92x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas 

  • Margin Laba Kotor: 18,05%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari total penjualan. 
  • Margin Laba Bersih: 0,04%, mencerminkan tingkat profitabilitas konsolidasi yang minim setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 0,02%, menilai efektivitas pemanfaatan keseluruhan aset dalam menghasilkan laba bersih konsolidasi. 
  • Return on Equity (ROE): 0,03%, menggambarkan tingkat imbal hasil riil yang sangat rendah atas total modal perusahaan.

Solvabilitas

Debt to Equity Ratio (DER): 0,44x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang aman dan tingkat ketergantungan yang relatif rendah pada utang luar.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp900 per 26 Februari 2026, PER tercatat minus 3.461,54x, mengindikasikan valuasi yang tidak dapat dinilai secara wajar akibat posisi rugi bersih yang dialami entitas induk.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp23,68, PBV perusahaan berada di level 38,01x, mencerminkan valuasi premium dan tingginya ekspektasi pasar terhadap prospek masa depan perusahaan.

Kesimpulan 

Kinerja keuangan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk selama tahun 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, meskipun terdapat tantangan internal berupa tingginya beban usaha dan beban keuangan yang menekan profitabilitas bottom-line. Pertumbuhan pendapatan yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. 

Namun, investor perlu memperhatikan tekanan biaya operasional, peningkatan leverage dari pinjaman jangka panjang, serta risiko makroekonomi yang dapat mempengaruhi kinerja periode selanjutnya.


Profil Singkat Perusahaan

VKTR Teknologi Mobilitas Tbk bergerak di bidang perdagangan besar mobil baru dan sepeda motor baru berupa Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), komponen suku cadang, aksesori mobil, dan industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, sepeda motor roda dua dan tiga serta industri pengecoran besi dan baja, industri suku cadang dan aksesori kendaraan bermotor roda empat atau lebih melalui Perusahaan Anak.


Disclaimer: Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

Sinta Nastalia
Sinta Nastaliahttp://pintarsaham.id
Berfokus pada analisis perkembangan saham serta aksi korporasi emiten Indonesia berbasis data dan keterbukaan informasi resmi.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular