Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Sigma Energy Compressindo Tbk. mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 167.918.009.850 , mengalami kenaikan 11,36% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 150.785.311.447.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 11,02% menjadi Rp 64.908.094.630 , terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kenaikan signifikan pada persediaan.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 103.009.915.220 , naik 11,58%, didorong oleh kenaikan nilai aset tetap bersih.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 34.034.914.495 , naik 31,85% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 10.303.687.282 , meningkat 0,40% , terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 23.731.227.213 , dengan kenaikan 52,61% , mencerminkan kenaikan signifikan pada liabilitas sewa.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 133.883.095.355 , naik 7,13% dibandingkan 31 Desember 2024 , didorong oleh peningkatan saldo laba.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 117.805.706.528 , naik 62,14% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 72.656.990.158. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh peningkatan tajam pada segmen penjualan bahan bakar.

Laba Bersih Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 10.093.105.533 , naik 16,47% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh pertumbuhan laba bruto , meskipun terjadi peningkatan beban pokok pendapatan yang lebih tinggi.

Earnings per Share (EPS) EPS tercatat sebesar Rp 11,09 , mencerminkan kenaikan 16,5% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 6,30x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 5,01x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 28,30%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 8,57%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian (Disetahunkan)

  • Return on Assets (ROA): 8,01%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 10,54%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,27x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan yang rendah pada utang.

Valuasi Pasar

Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 129 per 29 Oktober 2025, PER (disetahunkan) tercatat 8,72x, mengindikasikan valuasi yang relatif terjangkau (undervalued) terhadap sektor sejenis.

Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 140,25, PBV perusahaan berada di level 0,92x, mencerminkan harga pasar saat ini berada di bawah nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan SICO selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan pendapatan yang kuat , terutama dari segmen penjualan bahan bakar. Posisi neraca tetap solid dengan likuiditas yang sangat tinggi dan tingkat utang yang rendah.

Namun, investor perlu memperhatikan adanya tekanan pada margin profitabilitas, di mana beban pokok pendapatan meningkat lebih cepat daripada pendapatan , serta peningkatan signifikan pada liabilitas jangka panjang. Valuasi pasar perusahaan (PER dan PBV) saat ini berada di level yang relatif rendah, mencerminkan harga saham yang diperdagangkan di bawah nilai buku dan laba yang dihasilkan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments