Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Siantar Top Tbk (STTP) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Siantar Top Tbk (STTP) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Siantar Top Tbk (STTP) mencatatkan kinerja yang dapat memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 7.300.958.584.195, mengalami perubahan sebesar kenaikan 7,97% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 6.762.107.188.564.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 11,43% menjadi Rp 5.316.923.922.476.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun -0,32% menjadi Rp 1.984.034.661.719 , didorong oleh penurunan tipis pada Aset Tetap Neto dan Aset Lain-lain.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 615.212.493.665, turun sebesar -0,13% dari tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -1,00%, menjadi Rp 496.639.724.793.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 118.572.768.872, mengalami peningkatan sebesar 3,68%.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 6.685.746.090.530, yang mencatatkan peningkatan sebesar 8,78% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 2.506.503.766.318, yang mengalami kenaikan sebesar 6,38% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan penjualan baik di pasar lokal maupun ekspor.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 539.293.835.564, yang mengalami penurunan sebesar -26,30% dari tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tidak adanya pendapatan lain-lain yang signifikan seperti pada semester pertama 2024.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 411,67, menunjukkan penurunan sebesar -26,30% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 10,71 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 9,95 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga menunjukkan posisi likuiditas yang sangat sehat.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 30,81%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 21,52%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA): 14,77% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE): 16,13% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,09. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang sangat rendah.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 11 Agustus 2025, yaitu Rp 10.200, PER perusahaan tercatat sebesar 12,39x (disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 2,00x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 10.200 dan nilai buku per saham sebesar Rp 5.103,62. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Walaupun ada penurunan laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, kinerja perusahaan tetap solid dengan pertumbuhan pendapatan yang sehat dan posisi neraca yang sangat kuat. Rasio utang yang sangat rendah dan likuiditas yang tinggi menunjukkan fundamental keuangan yang kokoh. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.


Cari saham bagus tapi bingung mulai dari mana? Ini dia panduan yang kamu butuhkan.

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments