Pada semester pertama tahun 2025, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 2.29 triliun, mengalami perubahan sebesar -0.02% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 2.29 triliun.
- Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 11.09% menjadi Rp 593.07 miliar.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar turun -3.40% menjadi Rp 1.70 triliun, didorong oleh penurunan nilai Aset Tetap dan Aset Hak Guna.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1.19 triliun, turun sebesar -6.05% dari tahun sebelumnya.
- Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar -0.19%, menjadi Rp 234.69 miliar.
- Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 953.78 miliar, mengalami penurunan sebesar -7.39%.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 1.10 triliun, yang mencatatkan peningkatan sebesar 7.43% dibandingkan akhir tahun 2024.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 590.01 miliar, yang mengalami kenaikan sebesar 1.08% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh Jasa Stevedoring dan Jasa Landside.
Laba Bersih
- Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 66.61 miliar. Kinerja ini menunjukkan pembalikan dari kerugian sebesar Rp 144.31 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan ini terutama didorong oleh tidak adanya kerugian dari pelepasan investasi yang terjadi pada tahun 2024.
Laba Per Saham (EPS)
- EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 23.67, menunjukkan pembalikan signifikan dibandingkan dengan rugi per saham sebesar Rp 51.29 pada semester 1 2024.
Rasio Keuangan
Rasio Likuiditas
- Current Ratio: 2.53 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat baik untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
- Quick Ratio: 2.27 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga menunjukkan posisi likuiditas yang kuat.
Rasio Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 29.66%. Rasio ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
- Margin Laba Bersih: 11.29%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.
Rasio Efisiensi
- Return on Assets (ROA): 5.82% (disetahunkan). Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
- Return on Equity (ROE): 12.53% (disetahunkan). Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham, menunjukkan tingkat pengembalian yang baik bagi investor.
Rasio Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 1.08. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang terkendali.
Valuasi Perusahaan
Price to Earnings Ratio (PER)
- PER: Dengan harga saham pada penutupan 15 Agustus 2025, yaitu Rp 965, PER perusahaan tercatat sebesar 20.38x (disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.
Price to Book Value (PBV)
- PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 2.47x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 965 dan nilai buku per saham sebesar Rp 391.40. Rasio ini mengindikasikan seberapa besar harga pasar dibandingkan dengan nilai buku perusahaan.
Kesimpulan
Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. PORT berhasil membalikkan kerugian menjadi laba yang signifikan, didukung oleh pendapatan yang stabil dan efisiensi operasional yang lebih baik. Rasio keuangan menunjukkan posisi likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas yang sehat. Valuasi saham berdasarkan PER dan PBV memberikan indikasi bagaimana pasar menilai kinerja dan prospek perusahaan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor dalam mengambil keputusan investasi.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


