Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Intiland Development Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 13.519.083.392.450, mengalami penurunan 1,35% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 13.703.553.080.897.
- Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 1,28% menjadi Rp 3.920.055.363.388, terutama dipengaruhi oleh kenaikan pada kas dan setara kas.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 9.599.028.029.062, turun 2,38%, didorong oleh penurunan nilai persediaan tidak lancar.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 6.749.062.335.529, turun 2,98% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 3.336.110.053.019, menurun 6,90%, terutama disebabkan oleh penurunan utang bank jangka pendek dan utang sukuk ijarah.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 3.412.952.282.510, dengan kenaikan 1,17%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 6.770.021.056.921, naik 0,34% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh peningkatan laba ditahan.
Laporan Laba Rugi
Pendapatan
- Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 1.699.679.971.167, turun 14,16% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1.980.172.582.240. Penurunan ini terutama ditopang oleh penurunan penjualan dari segmen high rise dan kawasan industri.
Laba Bersih
- Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 18.228.487.307, turun 93,61% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan pendapatan usaha dan peningkatan beban pajak penghasilan.
Earnings per Share (EPS)
- EPS tercatat sebesar Rp 1,76, mencerminkan penurunan 93,60% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 1,18x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 0,43x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 37,62%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: 1,07%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 0,18%, menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 0,36%, menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,99x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
Price to Earnings Ratio (PER)
- Berdasarkan harga penutupan saham Rp 133 per 29 Oktober 2025, PER tercatat 56,67x, mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
Price to Book Value (PBV)
- Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 539,8, PBV perusahaan berada di level 0,25x, mencerminkan diskon pasar yang signifikan terhadap nilai bukunya.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Intiland Development Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan tantangan berat pada sisi profitabilitas. Meskipun neraca menunjukkan perbaikan dengan penurunan liabilitas jangka pendek, kinerja operasional mengalami kontraksi signifikan.
Penurunan pendapatan usaha sebesar 14,16% dan anjloknya laba bersih sebesar 93,61% menjadi sinyal negatif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan di tengah kondisi saat ini. Valuasi PBV yang sangat rendah di 0,25x menunjukkan pesimisme pasar, sementara PER yang tinggi (56,67x) lebih disebabkan oleh tipisnya laba yang dihasilkan. Investor perlu memperhatikan kemampuan perusahaan untuk memulihkan penjualan dan menekan beban agar dapat memperbaiki profitabilitas pada kuartal selanjutnya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


