Friday, April 17, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeInsightKinerja Keuangan PT Green Power Group Tbk (LABA) Kuartal III 2025

Kinerja Keuangan PT Green Power Group Tbk (LABA) Kuartal III 2025

Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Green Power Group Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 157,49 miliar, mengalami kenaikan 69,25% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 93,05 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar tumbuh 17,55% menjadi Rp 58,76 miliar, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada kenaikan signifikan piutang lain-lain dan uang muka pembelian.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 98,73 miliar, naik 129,25%, didorong oleh munculnya pos investasi saham yang dinilai berdasarkan nilai wajar.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 39,89 miliar, naik 19,99% dibandingkan akhir tahun lalu.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 26,09 miliar, meningkat 22,32%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain dan utang pajak.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 13,81 miliar, dengan kenaikan 15,86%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 117,60 miliar, naik 96,72% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh laba bersih tahun berjalan dan lonjakan pos Pendapatan Komprehensif Lain (dari penilaian kembali investasi saham).

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 31,30 miliar, naik 548,16% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,83 miliar. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kontribusi dari segmen bisnis baru dan pelanggan baru yang signifikan.

Laba Bersih

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 3,49 miliar, naik 158,80% YoY (atau berbalik untung) dari rugi bersih periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,93 miliar. Perubahan ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan yang eksplosif dan perbaikan margin kotor yang drastis.

Earnings per Share (EPS)

EPS tercatat sebesar Rp 3,16, mencerminkan kenaikan 153,92% YoY dari EPS minus Rp 5,86 di Q3 2024, sejalan dengan perubahan laba bersih dan jumlah saham beredar.

Rasio Keuangan

Likuiditas

  • Current Ratio: 2,25x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Quick Ratio: 1,63x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.

Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 61,05%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
  • Margin Laba Bersih: 11,14%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.

Efisiensi & Pengembalian

  • Return on Assets (ROA): 2,95% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
  • Return on Equity (ROE): 3,95% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.

Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,34x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan yang sehat dan tingkat ketergantungan pada utang yang rendah.

Valuasi Pasar

  • Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 290 per 27 Oktober 2025, PER (disetahunkan) tercatat 68,88x, mengindikasikan valuasi premium terhadap sektor sejenis.
  • Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 106,58, PBV perusahaan berada di level 2,72x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan dan nilai aset perusahaan.

Kesimpulan

Kinerja keuangan LABA selama kuartal III 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat, didukung oleh diversifikasi bisnis ke sektor baru yang berhasil mendongkrak pendapatan secara masif dan menghasilkan perputaran (turnaround) dari rugi menjadi laba.

Pertumbuhan pendapatan dan margin yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan risiko terkait keberhasilan operasional anak usaha baru (terutama di sektor pertambangan ) serta volatilitas nilai investasi saham yang kini menjadi komponen signifikan dalam neraca perusahaan.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments