Pada kuartal ketiga tahun 2025, PT Delta Djakarta Tbk mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi fundamental dan arah strategi operasional perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Analisis berikut mengulas perkembangan neraca, profitabilitas, rasio keuangan, hingga valuasi pasar saham perusahaan.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
(Angka-angka disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Aset
- Total Aset: Per 30 September 2025, total aset tercatat sebesar Rp 1.064.165.555, mengalami penurunan 2,06% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 sebesar Rp 1.086.503.322.
- Aset Lancar: Aset lancar menurun 0,26% menjadi Rp 826.579.932, terutama dipengaruhi oleh perubahan pada penurunan piutang usaha dan persediaan.
- Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar tercatat sebesar Rp 237.585.623, turun 7,82%, didorong oleh penurunan nilai buku aset tetap.
Liabilitas
- Total Liabilitas: Hingga akhir September 2025, liabilitas mencapai Rp 285.359.028, naik 6,37% dibandingkan akhir tahun lalu.
- Liabilitas Jangka Pendek: Tercatat sebesar Rp 224.930.188, meningkat 8,70%, terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain.
- Liabilitas Jangka Panjang: Berada di posisi Rp 60.428.840, dengan penurunan 1,50%, mencerminkan perubahan struktur pendanaan jangka panjang.
Ekuitas
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 778.806.527, turun 4,82% dibandingkan 31 Desember 2024, didorong oleh pembagian dividen tunai.
Laporan Laba Rugi
(Angka-angka disajikan dalam Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pendapatan
- Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan perusahaan mencapai Rp 484.192.661, naik 0,31% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 482.700.694. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kinerja penjualan yang relatif stabil.
Laba Bersih
- Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 101.233.786, turun 0,52% YoY dari periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini disebabkan oleh kenaikan beban penjualan yang mengimbangi kenaikan tipis pada laba kotor.
Earnings per Share (EPS)
- EPS tercatat sebesar Rp 126 (dalam Rupiah penuh), mencerminkan penurunan 0,79% YoY, sejalan dengan perubahan laba bersih.
Rasio Keuangan
Likuiditas
- Current Ratio: 3,67x, menunjukkan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
- Quick Ratio: 3,52x, mengindikasikan likuiditas yang lebih ketat dengan mengecualikan persediaan dari aset lancar.
Profitabilitas
- Margin Laba Kotor: 69,31%, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan.
- Margin Laba Bersih: 20,91%, mencerminkan tingkat profitabilitas setelah dikurangi seluruh beban operasional dan pajak.
Efisiensi & Pengembalian
- Return on Assets (ROA): 12,55% (disetahunkan), menilai efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba bersih.
- Return on Equity (ROE): 16,90% (disetahunkan), menggambarkan imbal hasil atas modal pemegang saham.
Solvabilitas
- Debt to Equity Ratio (DER): 0,37x, menunjukkan struktur pendanaan perusahaan dan tingkat ketergantungan pada utang.
Valuasi Pasar
- Price to Earnings Ratio (PER): Berdasarkan harga penutupan saham Rp 2.110 per 4 November 2025, PER (disetahunkan) tercatat 12,56x, mengindikasikan valuasi yang moderat terhadap sektor sejenis.
- Price to Book Value (PBV): Dengan nilai buku per saham sebesar Rp 972,71, PBV perusahaan berada di level 2,17x, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan.
Kesimpulan
Kinerja keuangan PT Delta Djakarta Tbk selama kuartal III 2025 menunjukkan stabilitas, meskipun terdapat tantangan eksternal seperti volatilitas harga komoditas, nilai tukar, atau permintaan global.Pertumbuhan pendapatan yang tipis dan margin yang terjaga menjadi sinyal positif terhadap efektivitas strategi bisnis perusahaan. Namun, investor perlu memperhatikan kenaikan pada beban penjualan yang dapat mempengaruhi kinerja kuartal selanjutnya.
Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.
Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!


