Saturday, April 18, 2026
No menu items!
Google search engine
HomeAnalisis SahamKinerja Keuangan PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) Semester 1 2025

Kinerja Keuangan PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) Semester 1 2025

Pada semester pertama tahun 2025, PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) mencatatkan kinerja yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan dan operasional perusahaan selama periode ini.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Aset

  • Total Aset: Aset perusahaan pada 30 Juni 2025 tercatat sebesar Rp 71,65 miliar , mengalami perubahan sebesar 1,58% dibandingkan dengan posisi pada 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 70,53 miliar.
  • Aset Lancar: Aset lancar mengalami kenaikan sebesar 8,93% menjadi Rp 23,13 miliar.
  • Aset Tidak Lancar: Aset tidak lancar mengalami penurunan sebesar 1,58% menjadi Rp 48,52 miliar , didorong oleh penurunan nilai buku Aset Tetap.

Liabilitas

  • Total Liabilitas: Total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp 2,02 miliar, meningkat sebesar 30,11% dari tahun sebelumnya.
  • Liabilitas Jangka Pendek: Liabilitas jangka pendek mengalami perubahan sebesar 55,54%, menjadi Rp 1,31 miliar.
  • Liabilitas Jangka Panjang: Liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 712,54 juta , tidak mengalami perubahan.

Ekuitas

  • Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan mencapai Rp 69,63 miliar, yang mencatatkan peningkatan sebesar 0,94% dibandingkan akhir tahun 2024.

Laporan Laba Rugi

Pendapatan

  • Total Pendapatan: Pada semester 1 2025, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 4,70 miliar , yang mengalami penurunan sebesar 36,06% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh penurunan pendapatan jasa dan penjualan ikan.

Laba Bersih

  • Laba Bersih: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 677,78 juta , yang mengalami kenaikan sebesar 5,25% dari tahun sebelumnya , didorong oleh efisiensi signifikan pada beban pokok pendapatan yang turun lebih dari 50%.

Laba Per Saham (EPS)

  • EPS: Laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp 0,56 , menunjukkan kenaikan sebesar 3,70% dibandingkan dengan semester 1 2024.

Rasio Keuangan

Rasio Likuiditas

  • Current Ratio: 17,63 kali. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang sangat sehat untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.
  • Quick Ratio: 14,64 kali. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek tanpa mengandalkan persediaan, yang juga menunjukkan posisi likuiditas yang kuat.

Rasio Profitabilitas

  • Margin Laba Kotor: 50,37%. Rasio ini menunjukkan perusahaan sangat efisien dalam menghasilkan laba dari pendapatan penjualannya.
  • Margin Laba Bersih: 14,41%. Ini menggambarkan laba bersih perusahaan setelah dikurangi semua biaya dan pajak.

Rasio Efisiensi

  • Return on Assets (ROA) (Annualized): 1,91%. Ini menunjukkan seberapa efisien perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
  • Return on Equity (ROE) (Annualized): 1,96%. Rasio ini mengukur laba yang dihasilkan dari ekuitas yang diinvestasikan oleh pemegang saham.

Rasio Solvabilitas

  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,03 kali. Rasio ini mengukur proporsi antara utang perusahaan dengan ekuitas yang dimiliki, menggambarkan tingkat risiko finansial perusahaan yang sangat rendah.

Valuasi Perusahaan

Price to Earnings Ratio (PER)

  • PER: Dengan harga saham pada penutupan 15 September 2025, yaitu Rp 232, PER perusahaan tercatat sebesar 207,14x (laba disetahunkan), yang menunjukkan seberapa banyak investor bersedia membayar untuk setiap rupiah laba yang dihasilkan perusahaan.

Price to Book Value (PBV)

  • PBV: PBV perusahaan pada 30 Juni 2025 adalah 3,99x, yang dihitung berdasarkan harga penutupan saham Rp 232 dan nilai buku per saham sebesar Rp 58,02. Rasio ini mengindikasikan harga pasar saham diperdagangkan 3,99 kali lebih tinggi dari nilai bukunya.

Kesimpulan

Analisis ini memberikan gambaran umum tentang kinerja keuangan perusahaan pada semester pertama tahun 2025. Meskipun terjadi penurunan pendapatan, perusahaan berhasil meningkatkan efisiensi secara drastis, yang berujung pada peningkatan laba bersih. Posisi neraca tetap solid dengan liabilitas yang sangat rendah dan likuiditas yang kuat. Dari sisi valuasi, PER dan PBV yang tinggi mengindikasikan ekspektasi pasar yang besar terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan. Selalu penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk prospek industri dan kondisi ekonomi makro, dalam mengambil keputusan investasi.

Disclaimer : Seluruh konten yang disajikan oleh PintarSaham.id, baik berupa artikel, video, caption media sosial, maupun materi edukasi lainnya, bersifat informatif dan edukatif. Konten ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual efek tertentu, dan tidak dapat dianggap sebagai rekomendasi investasi. PintarSaham.id dan seluruh timnya tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dibuat berdasarkan informasi dari konten ini. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu.

Penasaran saham mana yang lagi cakep secara fundamental & teknikal? Klik di sini biar nggak ketinggalan cuan!

https://bit.ly/pintarsahamid

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Latest Post

Most Popular

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments