ININEn +62831-1918-1386 Mon - Fri 10:00-18:00s +62831-1918-1386
Info@pintarsaham.id
Sertifikasi Internasional
CFP@ | Certificate Financial Planner
Team Berpengalaman
Lebih dari 7 tahun
Kontak Kami

Jurnal Skydrugz Bot Radar 25 Februari 2021: Stimulus Is Coming

Jurnal Skydrugz Bot Radar 25 Februari 2021: Stimulus Is Coming

Pendahuluan

Jika tertarik bisa baca beberapa tulisan saya sebelumnya

Hari ini saya mendengar kabar dari sini bahwa Stimulus di Amerika Serikat akan segera dicairkan. Total 1,9 Triliun dollars. That’s a lot of money. Seperti yang pernah saya bahas di tulisan sebelumnya, efek stimulus ini akan sangat besar. Bagi yang tidak tahu apa itu stimulus ekonomi, bisa baca tulisan kami sebelumnya tentang stimulus ekonomi.

Di stimulus ekonomi sebelumnya, sebesar 2 Triliun dollar, itu bisa langsung membuat market rally berbulan-bulan. Bagaimana dengan stimulus kali ini. Saya memiliki keyakinan rally jilid dua akan terjadi juga. Supercycle is coming. Apa itu supercycle? Bisa baca di sini.

What to do?

Jika stimulus di kucurkan, maka menurut saya sektor komoditas akan menjadi sektor yang sangat diuntungkan. Analis asing seperti JP Morgan dan Morgan Stanley sudah mengatakan bahwa supercycle sudah dimulai. Itulah mengapa mereka sangat Bullish pada komoditas dan perbankan lalu sangat bearish pada konsumer.

Kalau saya sendiri justru berpendapat bahwa semua sektor akan mendapatkan berkah dari supercycle. Tidak peduli itu komoditas ataupun konsumer.

Kunci pemulihan ekonomi sekarang adalah penanganan Covid-19 dan stimulus ekonomi.

Penanganan Covid-19 sudah dibantu dengan vaksin. Stimulus ekonomi on the way.

Salah satu hambatan rally di market saat ini adalah terjadi kompetisi memperebutkan capital inflow antara saham dan kripto.

Tapi itu semua tidak akan menjadi masalah jika Stimulus nanti jadi dikucurkan. Duit 1,9 Triliun dollar butuh tempat penampungan. Komoditas, Saham dan Kripto akan menjadi tempat penampungan yang tepat untuk duit sebanyak itu.

Kondisi Market Kemarin?
IHSG 24 Februari 2021
IHSG 24 Februari 2021

Kemarin IHSG mengalami peningkatan volume Trading tembus 29 milyar lembar sehari sayangnya nilai transaksinya hanya 16,9 Triliun rupiah. Itu artinya volume transaksi banyak terjadi di saham third liner yang Kapitalisasi nya kecil. Nampaknya sudah banyak yang desperate trading di saham bluechip sehingga terpaksa trading di third liner untuk dapat cuan.

Terbukti dari perdagangan kemarin.

Top Transaksi dan Top Frekuensi 24 Februari 2021
Top Transaksi dan Top Frekuensi 24 Februari 2021

Yang jadi top Transaksi justru CENT. Jauh meninggalkan TLKM dan ANTM. Total transaksi CENT 2 Triliun. Itu artinya ada investor besar masuk di CENT via nego. Entah akan ada aksi korporasi apa.

Scalper banyak yang transaksi AGRO, BANK dan ANTM. Ketiga saham ini yang berperan dalam peningkatan frekuensi dan volume Trading di IHSG kemarin tapi tidak meningkatkan nilai transaksi.

PER Bluechip masih mahal 40 nilainya. Sedangkan PER IHSG secara keseluruhan nilainya 11. Bisa jadi itu karena sudah banyak emiten rilis Laporan keuangan full year 2020 dan banyak emiten yang labanya anjlok. Bisa dilihat di sini review nya.

Saham Yang Dipantau?

Saya memantau 3 kategori radar hari ini yakni radar likuid, Non-Likuid, dan reversal in the making.

Likuid

Di Radar Likuid 24 Februari 2021 dan 23 Februari 2021 sebelumnya mayoritas saham yang masuk radar adalah saham bluechip.

EXCL PBV 1,2 Harga 2160

BULL PBV 0,77 harga 310

GGRM PBV 1,25 harga 36.700

ASII PBV 1,17 harga 5625

ICBP PBV 2,12 harga 8650

SMGR PBV 1,73 harga 10.275

UNVR PBV 52,93 harga 6850

WIKA PBV 1 harga 1795

INTP PBV 2,15 harga  13.075

BHAT PBV 5,89 harga 615

Kali ini pun mayoritas didominasi oleh saham bluechip. Saham bluechip semuanya kena dump. Yang fundamental meragukan di Radar likuid kali ini adalah BHAT dan BULL. Semua saham bluechip yang masuk radar, wajib di pantau.

Non-Likuid

HRTA PBV  0,75    HARGA 212

ANDI PBV 1,68     HARGA 51

SGER PBV   3,50   HARGA 515

COCO PBV  1,48    HARGA 294

BCAP PBV  1,01    HARGA 129

SAPX PBV   8,81   HARGA 1400

HDIT PBV  0,90    HARGA 212

SBAT PBV   0,73   HARGA 63

Dari Radar non likuid, COCO berhasil epic comeback. COCO masuk radar Skydrugz selama > 5 hari berturut-turut. Dimulai dari Radar 15 Februari 2021. Padahal fundamental perusahaan ini jelek. Harga COCO saat ini belum kembali ke harga 15 Februari 2021. Tepat 6 hari dumping lalu mulai rebound. Tapi saya tidak tertarik dengan COCO. Lebih tertarik dengan BCAP yang balik lagi ke 129.

Reversal in the making

TRIS PBV    0,50     HARGA 106

INDF PBV     0,71    HARGA 6100

AUTO PBV   0,48      HARGA 1040

JSKY PBV     1,47    HARGA 170

TOYS PBV     2,15    HARGA 418

Dari list reversal in the making hanya INDF dan AUTO yang menarik.

What to Buy?

Saya mungkin akan beli saham bluechip dan second liner yang lagi diskon baik yang tidak masuk radar seperti HMSP ADRO hingga yang masuk radar seperti ASII EXCL GGRM UNVR  INDF AUTO BCAP SMGR INTP ICBP.

Cuma problem sekarang adalah duit terbatas. Jadi…let’s see nanti lah. Kalau duit terbatas mungkin terpaksa harus beli reksadana saham indeks saja. Market harusnya bisa rally dengan adanya kabar Stimulus.

Jika anda menyukai artikel ini jangan lupa untuk berlangganan di Youtube Channel Pintar Saham dan nantikan video edukasi tentang saham di channel tersebut. Jangan lupa melihat Facebook Fan Page Pintar Saham Indonesia dan Instagram Pintar Saham @pintarsaham.id

Jika ingin diskusi saham via Telegram bisa daftar gratis ke sini

Untuk Insights Saham bisa ke sini.

Jika ingin pesan analisis Laporan Keuangan Kuartalan Komprehensif dari Pintarsaham.id bisa pesan di sini

Disclaimer :

Penyebutan nama saham (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, atau pun rekomendasi jual beli atau tahan untuk saham tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

 

Leave a Reply