- IGAR menganggarkan capex sebesar Rp42 miliar di 2025 untuk efisiensi mesin dan perbaikan fasilitas, dengan target memperkuat kapasitas produksi.
- Dividen tahun buku 2024 dibagikan sebesar Rp5 per saham.
- Kinerja Q1 2025 belum mencapai target (92% dari anggaran), namun tumbuh 7% yoy berkat perbaikan faktor internal.
- Permintaan produk spout meningkat di segmen non-farmasi dan UMKM, menjadi peluang baru bagi pertumbuhan IGAR.
- Sektor farmasi menyumbang 75% dari total penjualan, sementara non-farmasi disiapkan menjadi fokus pengembangan ke depan.
Stop beli saham karena FOMO. Mulai cuan dengan strategi yang masuk akal. Klik sekarang!


